2 Mahasiswa Tewas Saat Baiat, UIN Maulana Malik Ibrahim Bakal Bubarkan UKM Pagar Nusa

Sabtu, 13 Maret 2021 - 21:40 WIB
loading...
2 Mahasiswa Tewas Saat...
Wakapolres Batu, Kompol Suharsono; Kasat Reskrim Polres Batu, AKP JE. Ifson; perwakilan keluarga korban, dan perwakilan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, saat memberikan keterangan. Foto/SINDOnews/Yuswantoro
A A A
KOTA BATU - Duka masih menyelimuti Civitas Akdemika Universitas Islam Negeri (UIM) Maulana Malik Ibrahim Malang. Dua mahasiswanya meregang nyawa saat mengikuti penerimaan anggota baru Unit Kegiatan Mahasiswa (UIN) Pencak Silat Pagar Nusa.

Baca juga: 2 Mahasiswa UIN Malang Tewas saat Diklat UKM Pencak Silat, Warek III: Tak Ada Izin ke Kampus

Dua korban tewas tersebut, diketahui bernama Miftah Rizki Pratama (Rizki), mahasiswa semester II Jurusan Tadris Matematika, asal Bandung, Jawa Barat; dan Faisal Lathiful Fakhri (Faisal), mahasiswa semester II Jurusan Ekonomi Syariah, asal Lamongan.



Rizki dibawa ke RS Karsa Husada Kota Batu, sedangkan Faisal dilarikan ke Puskesmas Karangploso, Kabupaten Malang, tetapi nyawanya tidak terselamatkan. Diklat penerimaan anggota baru ini dilaksanakan 5-7 Maret 2021, dan tidak memiliki izin dari kepolisian.

Baca juga: Tak Lulus Seleksi Sekolah Inspektur, Puluhan Anggota Polisi Lakukan Protes di Polda Papua

Wakapolres Batu, Kompol Suharsono mengatakan, proses penyelidikan terkait kasus ini sudah ditingkatkan menjadi penyidikan. Hal itu dilakukan, setelah penyidik Satreskrim Polres Batu, memeriksa barang bukti, keterangan saksi, dan keterangan saksi ahli.

"Kami tentunya turut berduka cita atas meninggalnya korban . Proses penyelidikan telah ditingkatkan ke penyidikan. Sudah ada 44 saksi yang diperiksa, termasuk saksi ahli, perwakilan kampus, panitia kegiatan, serta peserta kegiatan," tuturnya.

Ibu kandung almarhum Faisal Lathiful Fakhri, Siti Nur Hamimah (45) mengaku sudah menerima secara ikhlas kejadian yang menimpa anaknya. "Kegiatan ini sudah menjadi kesenangan anak sejak dahulu, mungkin ini sudah menjadi jalannya," tuturnya dengan bercucuran air mata.

Baca juga: Mojokerto Gempar, Ada Kerangka Manusia di Situs Peninggalan Majapahit

Dia mengaku sudah menerima kejadian ini, dan tidak akan menuntut adanya proses hukum terhadap kasus ini. "Insyaallah kami ikhlas untuk menerima kejadian ini, doakan anak saya khusnul khotimah," imbuhnya.

Kasatreskrim Polres Batu, AKP JE. Ifson menjelaskan, dari hasil pemeriksaan dan bukti-bukti yang diselidiki, ditemukan adanya pelanggaran, salah satunya perencanaannya tidak matang. "Contohnya, ketika ada kecelakaan , panitia tidak memiliki kesiapan penanganannya seperti apa," tegasnya.

Terkait kematian korban, dia mengaku belum bisa dipastikan penyebabnya karena jenazah korban belum diotopsi. Proses otopsi membutuhkan persetujuan keluarga, dan keluarga korban hingga kini belum menyetujui untuk dilakukan otopsi.

Baca juga: Hilang Sejak Jumat, Nelayan Nelayan Lubuk Keliat Ditemukan Tewas Tenggelam

Dia menyebutkan, setelah korban meninggal hanya dilakukan visum bagian luar. Dari hasil visum tersebut tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. "Tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan, namun untuk mengetahui penyebabnya harus melalui otopsi," tuturnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Isroqunnajah mengatakan, akan mengikuti proses hukum yang berjalan di kepolisian, dan akan menghormati proses hukum tersebut.

"Saat ini sedang melakukan proses mengajukan pembubaran UKM Pecak Silat Pagar Nusa, hal ini sesuai dengan buku pedoman kegiatan mahasiswa . Pembahasan sudah kami lakukan, dan sudah kami serahkan ke rektor, nantinya rektor yang akan memutuskan," tegasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Budiman Sudjatmiko Tepis...
Budiman Sudjatmiko Tepis Usir Mahasiswa dari Forum Diskusi di Semarang
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Rekomendasi
Baskara Putra Raih Penghargaan...
Baskara Putra Raih Penghargaan Musik Bergengsi di Jepang Lewat Lagu 'everything u are'
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Nikahi Jennifer Coppen,...
Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Berikan Mahar 12 Gram Emas dan Uang 2.026 Euro
Berita Terkini
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved