Menag Sebut Kampus IAIN di Bima Akan Jadi Prioritas hingga ke UIN
Sabtu, 13 Maret 2021 - 06:26 WIB
loading...
A
A
A
"Jika mengenang perjuangan, saya dengan Pak Wali Kota Bima merupakan aktivis paling depan pada jaman reformasi. Untuk itu, segala pembangunan yang diminta oleh Wali Kota Bima, saya siap membantu dan bahkan kota bima menjadi prioritas dalam hal urusan pembangunan keagamaan," kata Yaqut Cholil dihadapan pejabat yang hadir di halaman Kantor Kemenag.
Baca juga : Tak Lulus Seleksi Sekolah Inspektur, Puluhan Anggota Polisi Lakukan Protes di Polda Papua
Dalam kesempatan tersebut, dihadapan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang juga ikut hadir dalam rombongan itu, Yaqut Cholil berpesan agar setiap pembangunan yang dicita-citakan di NTB, dapat terjalin hubungan kebersamaan tanpa adanya permusuhan sehingga pembangunan yang diharapkan dapat lebih baik dan berjalan maksimal.
Diakuinya, kunjungannya kali ini di Kota Bima merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya bersama Wali Kota Bima Muhammad Lutfi, saat mengajukan proposal rencana pembangunan Kampus IAIN Bima pada 26 Februari lalu di Jakarta.
"Implementasi dari pertemuan dan pengajuan proposal tersebut, sehingga saya pun harus turun meninjau langsung lahan yang telah disediakan oleh Pemerintah Kota Bima untuk pembangunan kampus IAIN Bima," jelas Yaqut Cholil.
Usai memberikan sambutan, Menteri Agama langsung menandatangi kesepakatan kerjasama pembangunan Kampus IAIN Bima, dan menjadi saksi atas penyerahan secara hibah tanah dan bangunan aset milik Pemkot Bima ke Kemenag Kota Bima.
Baca juga : Tak Lulus Seleksi Sekolah Inspektur, Puluhan Anggota Polisi Lakukan Protes di Polda Papua
Dalam kesempatan tersebut, dihadapan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang juga ikut hadir dalam rombongan itu, Yaqut Cholil berpesan agar setiap pembangunan yang dicita-citakan di NTB, dapat terjalin hubungan kebersamaan tanpa adanya permusuhan sehingga pembangunan yang diharapkan dapat lebih baik dan berjalan maksimal.
Diakuinya, kunjungannya kali ini di Kota Bima merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya bersama Wali Kota Bima Muhammad Lutfi, saat mengajukan proposal rencana pembangunan Kampus IAIN Bima pada 26 Februari lalu di Jakarta.
"Implementasi dari pertemuan dan pengajuan proposal tersebut, sehingga saya pun harus turun meninjau langsung lahan yang telah disediakan oleh Pemerintah Kota Bima untuk pembangunan kampus IAIN Bima," jelas Yaqut Cholil.
Usai memberikan sambutan, Menteri Agama langsung menandatangi kesepakatan kerjasama pembangunan Kampus IAIN Bima, dan menjadi saksi atas penyerahan secara hibah tanah dan bangunan aset milik Pemkot Bima ke Kemenag Kota Bima.
Lihat Juga :