Konvoi 14 Ambulans Angkut 47 Warga Positif COVID-19 di Tasikmalaya
Kamis, 11 Maret 2021 - 20:26 WIB
loading...
Iring-iringan 14 unit ambulance, mengangkut 47 warga di Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, untuk menjalani isolasi akibat COVID-19. Foto/iNews TV/Asep Juhariyono
A
A
A
TASIKMALAYA - Sebanyak 47 orang warga Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dinyatakan positif COVID-19 , Kamis (11/3/2021). Mereka dievakuasi dengan menggunakan 14 unit mobil ambulans, untuk menjalani isolasi mandiri di Asrama Haji Kemenag.
Baca juga: Setahun Ditutup, Nepal Kembali Buka Gunung Everest untuk Pendaki
Warga yang dinyatakan positif COVID-19 dari dijemput untuk menjalani isolai tersebut, berasal dari klaster senam. Mereka awalnya hanya 21 orang yang dinyatakan positif COVID-19 , setelah melakukan perjalanan wisata ke Gunung Papandayang Kabupaten Garut.
Usai menjalani pemeriksaan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, mereka diberangkatkan dari Puskesmas Puspahiang, menuju asrama haji dengan pengawalan ketat Polres Tasikmalaya, TNI, serta Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tasikmalaya.
Baca juga: Aceh Barat Gempar, Seorang ASN Coba Bunuh Diri dengan Panjat Tower Listrik
Penularan COVID-19 ini terjadi, setelah ada satu warga yang mengalami sakit batuk dan hilangnya indra penciumannya, namun warga tersebut memaksakan diri untuk ikut berwisata ke Gunung Papandayan, dengan menaiki bus pariwisata.
Baca juga: Setahun Ditutup, Nepal Kembali Buka Gunung Everest untuk Pendaki
Warga yang dinyatakan positif COVID-19 dari dijemput untuk menjalani isolai tersebut, berasal dari klaster senam. Mereka awalnya hanya 21 orang yang dinyatakan positif COVID-19 , setelah melakukan perjalanan wisata ke Gunung Papandayang Kabupaten Garut.
Usai menjalani pemeriksaan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, mereka diberangkatkan dari Puskesmas Puspahiang, menuju asrama haji dengan pengawalan ketat Polres Tasikmalaya, TNI, serta Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tasikmalaya.
Baca juga: Aceh Barat Gempar, Seorang ASN Coba Bunuh Diri dengan Panjat Tower Listrik
Penularan COVID-19 ini terjadi, setelah ada satu warga yang mengalami sakit batuk dan hilangnya indra penciumannya, namun warga tersebut memaksakan diri untuk ikut berwisata ke Gunung Papandayan, dengan menaiki bus pariwisata.
Lihat Juga :