Dinkes Klaim Tracing COVID-19 di Kota Bandung Melebihi Standar WHO

Rabu, 10 Maret 2021 - 10:34 WIB
loading...
Dinkes Klaim Tracing...
Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
BANDUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) mengklaim proses tracing, tracking, dan treatment (3T) terhadap COVID-19 telah melebihi standar WHO.

Kendati begitu, pihaknya tetap akan memaksimalkan proses 3T agar pendemi bisa dikendalikan.

“Kita tetap lakukan 3T dengan pegangan ketentuan dari WHO yaitu harus mencapai 1 per 1000 dari jumlah penduduk dalam satu minggu,” ucap Kepala Dinkes Kota Bandung, Ahyani Raksanegara.

Dia menjelaskan, sesuai standar WHO, jika jumlah penduduk Kota Bandung sebanyak 2,5 juta jiwa maka membutuhkan pengujian terhadap 2.500 orang setiap minggunya.

“Di Kota Bandung, rata-rata bisa menerima sekitar 900-1.000 sediaan hasil tes setiap harinya. Itu yang dikirimkan dari puskesmas atau fasilitas kesehatan di Kota Bandung. Jika kita kalikan dalam seminggu, maka kita sudah melebihi standarnya WHO,” kata Ahyani.

Menurutnya, hal ini juga tidak terlepas dari kinerja laboratorium BSL2 plus milik Kota Bandung. Sehingga pengecekan, pengolahan sediaan hasil pelacakan ini dapat berjalan sedemikian cepat.

“Laboratorium kita bekerja selama 7 hari. Hari Minggu pun masih tetap bekerja untuk mengolah dan memerika sediaan yang dikirim oleh Puskesmas,” ujar Ahyani.

Ahyani mengungkapkan, menurut data, pelacakan epidemiologi di Kota Bandung masih berkisar di atas standar dan tidak pernah terjadi penurunan yang drastis di setiap harinya.

Baca juga: Pandemi, Ini Cerita Kadinkes Kota Bandung Soal Kesetaraan Gender

Merujuk pada data satu minggu terakhir, Pemkot Bandung sudah dapat mengendalikan dan menahan laju penyebaran COVID-19. Hal itu ditandai dengan semakin meningkatkan angka kesembuhan di Kota Bandung.

Selain itu, tingkat keterisian rumah sakit semakin menurun dan selalu terjaga di bawah 60 persen. Sedangkan keterisian isolasi terpusat sudah di bawah 70 persen.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Mulai Juli 2021, Disdik: Tergantung Kesiapan Sekolah

“Melihat indikator-indikator ini, kita tidak boleh hanya melihat satu sisi dari temuan temuan kasus positif saja. Karena proses pelacakan juga masih terus kita lakukan. Tapi kita juga harus melihat indikator indikator seperti sistem kesehatan lainnya," imbuh Ahyani.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
3 Tahun Jangkau 12 Ribu...
3 Tahun Jangkau 12 Ribu Warga, Dexa Group Perluas Akses Cek Kesehatan Gratis
May Day Anarkis di Bandung,...
May Day Anarkis di Bandung, Massa Bakar Videotron dan Pospol
Siswa SMA di Bandung...
Siswa SMA di Bandung Tewas Dikeroyok, Sahroni: Jangan Normalisasi Pelaku Anak, Hukum Berat!
Bukan Sekadar Penertiban:...
Bukan Sekadar Penertiban: Sisi Lain Satpol PP Bandung yang Hangat Melayani
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Rekomendasi
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Belanda Hajar Swedia 5-1
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Berita Terkini
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved