Pandemi, Ini Cerita Kadinkes Kota Bandung Soal Kesetaraan Gender
Selasa, 09 Maret 2021 - 10:46 WIB
loading...
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung dr. Ahyani Raksanagara. Foto/Ist
A
A
A
BANDUNG - Pandemi telah membuat semua lini kehidupan melakukan aktivitas berbeda dari biasanya. Termasuk saat melaksanakan aktivitas pekerjaan. Begitu juga para pejabat, terutama yang bersentuhan langsung dengan pandemi COVID-19.
Seperti halnya Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung dr. Ahyani Raksanagara. Kendati baru dilantik pada akhir tahun 2020 lalu, menurutnya proses vaksinasi dan penanganan kesehatan pasti menguras tenaga dan pikiran.
Tak heran, 8 Maret diperingati sebagai Hari Perempuan Sedunia. Sebuah momen untuk memberi dukungan terhadap perempuan di seluruh dunia.
Tanggal tersebut juga diperingati sebagai perayaan kesetaraan gender meliputi berbagai bidang, yakni sosial, ekonomi, kebudayaan, dan politik.
Sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung yang tentunya bagian dari Nakes, dr. Ahyani Raksanagara menilai peran perempuan dan laki-laki dalam kegiatan sosial maupun pekerjaan, keduanya diberikan kesempatan sama.
Perempuan harus bisa memanfaatkan kesempatan yang telah diberikan untuk mengeluarkan semua potensi hingga menjadi manfaat bagi semua orang.
"Di jajaran kesehatan 60-70 persennya justru perempuan, ada perawat, bidan, dokter, dan kita selalu secara tugas tidak dibedakan, jadi intinya tunjukan saja semua potensi itu," kata dia, sebagaimana dipublikasikan Humas Kota Bandung.
Namun demikian, Ahyani tak memungkiri kesetaraan gender membuat perempuan saat ini memiliki peran ganda.
Seperti halnya Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung dr. Ahyani Raksanagara. Kendati baru dilantik pada akhir tahun 2020 lalu, menurutnya proses vaksinasi dan penanganan kesehatan pasti menguras tenaga dan pikiran.
Tak heran, 8 Maret diperingati sebagai Hari Perempuan Sedunia. Sebuah momen untuk memberi dukungan terhadap perempuan di seluruh dunia.
Tanggal tersebut juga diperingati sebagai perayaan kesetaraan gender meliputi berbagai bidang, yakni sosial, ekonomi, kebudayaan, dan politik.
Sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung yang tentunya bagian dari Nakes, dr. Ahyani Raksanagara menilai peran perempuan dan laki-laki dalam kegiatan sosial maupun pekerjaan, keduanya diberikan kesempatan sama.
Perempuan harus bisa memanfaatkan kesempatan yang telah diberikan untuk mengeluarkan semua potensi hingga menjadi manfaat bagi semua orang.
"Di jajaran kesehatan 60-70 persennya justru perempuan, ada perawat, bidan, dokter, dan kita selalu secara tugas tidak dibedakan, jadi intinya tunjukan saja semua potensi itu," kata dia, sebagaimana dipublikasikan Humas Kota Bandung.
Namun demikian, Ahyani tak memungkiri kesetaraan gender membuat perempuan saat ini memiliki peran ganda.
Lihat Juga :