Pemkot Makassar Diminta Bijak Naikkan Tarif Parkir saat Ojol Day
Rabu, 10 Maret 2021 - 08:25 WIB
loading...
A
A
A
Leo mengatakan, peningkatan tarif parkir lebih cocok diberlakukan bagi kalangan masyarakat dengan ekonomi menengah ke atas sehingga perlu diklaster.
"Inikan mahal, karena masyarakat yang punya motor belum tentu semua bisa lunas (parkir). Saya kira mau diterapkan silahkan tapi harus ada klaster," tuturnya.
Pemerintah juga tidak bisa serta merta memberlakukan di seluruh tempat, namun hanya daerah khusus. menurutnya kebijakan ini potensial berbuah positif terhadap wilayah rawan macet.
"Semisal di (jalan) Kartini, untuk menghindari kemacetan itu bagus diterapkan daerah yang macet seperti itu, sehingga itu mencegah (parkir) di sembarang tempat. Jadi justru itu lebih bijak misalnya ada lokasi dianggap rawan macet kemudian diterapkan itu jauh lebih baik karena dampaknya adalah mencegah kemacetan di wilayah itu," katanya.
Baca Juga: Dana Alokasi Umum Pemkot Makassar Dipotong Rp40 Miliar
Sementara itu Pengamat Ekonomi Unismuh Abdul Muthalib cukup khawatir kebijakan tersebut karena justru berpotensi meningkatkan kebocoran PAD .
"Inikan mahal, karena masyarakat yang punya motor belum tentu semua bisa lunas (parkir). Saya kira mau diterapkan silahkan tapi harus ada klaster," tuturnya.
Pemerintah juga tidak bisa serta merta memberlakukan di seluruh tempat, namun hanya daerah khusus. menurutnya kebijakan ini potensial berbuah positif terhadap wilayah rawan macet.
"Semisal di (jalan) Kartini, untuk menghindari kemacetan itu bagus diterapkan daerah yang macet seperti itu, sehingga itu mencegah (parkir) di sembarang tempat. Jadi justru itu lebih bijak misalnya ada lokasi dianggap rawan macet kemudian diterapkan itu jauh lebih baik karena dampaknya adalah mencegah kemacetan di wilayah itu," katanya.
Baca Juga: Dana Alokasi Umum Pemkot Makassar Dipotong Rp40 Miliar
Sementara itu Pengamat Ekonomi Unismuh Abdul Muthalib cukup khawatir kebijakan tersebut karena justru berpotensi meningkatkan kebocoran PAD .
Lihat Juga :