Soal Joget Wali Kota Blitar Dengan Wanita Seksi, DPRD: Prokes Berlaku Semua
Senin, 08 Maret 2021 - 11:08 WIB
loading...
Wali Kota Blitar, Santoso (Baju batik) sedang pesta tasyakuran kemenangan pilkada tanpa menerapkan protokol kesehatan ketat. Foto/Ist
A
A
A
BLITAR - DPRD Kota Blitar mengingatkan Wali Kota Blitar yang terekam dalam video acara pesta tasyakuran tanpa mengindahkan protokol kesehatan tersebut, juga sekaligus Ketua Satgas COVID-19. Karenanya legislatif menyayangkan ketika aturan prokes yang dibuat pemerintah pusat yang kemudian dituangkan ke dalam Perwali, lantas diingkari sendiri.
"Bahwa aturan penerapan protokoler kesehatan itu berlaku untuk semuanya. Tanpa ada pengecualian," ujar Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar Totok Sugiarto kepada wartawan. Baca juga: Gempar Video Wali Kota Blitar Joget dengan Wanita Seksi, Polisi Lakukan Penyelidikan
Wali Kota Blitar Santoso terekam video saat menggelar pesta tasyakuran bersama relawan pemenangan pilkada. Dalam video berdurasi 4 menit 28 detik tersebut, Santoso terlihat tidak mengenakan masker.
Santoso bernyanyi, berjoget, serta menyawer uang kepada sejumlah biduan wanita berpenampilan seksi. Semuanya juga tidak mengenakan masker. Begitu juga dengan puluhan orang yang berjoget berdesak-desakan, sebagian besar juga tidak memakai masker. Totok yang juga politisi PKB, menilai apa yang terjadi lebih pada persoalan etik.
Kalau ada yang terbukti melanggar aturan, sudah sepatutnya sanksi dijatuhkan. Ia juga menambahkan, dalam regulasi yang berlaku, pasal pasal sudah mengatur sedemikian jelas. Hal itu sebagai bukti bagaimana pemerintah serius memutus rantai penyebaran COVID-19 . "Ini kan masalah etik ya. Kalau ada yang melanggar aturan, sepatutnya sanksi juga diterapkan," tegas Totok.
"Bahwa aturan penerapan protokoler kesehatan itu berlaku untuk semuanya. Tanpa ada pengecualian," ujar Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar Totok Sugiarto kepada wartawan. Baca juga: Gempar Video Wali Kota Blitar Joget dengan Wanita Seksi, Polisi Lakukan Penyelidikan
Wali Kota Blitar Santoso terekam video saat menggelar pesta tasyakuran bersama relawan pemenangan pilkada. Dalam video berdurasi 4 menit 28 detik tersebut, Santoso terlihat tidak mengenakan masker.
Santoso bernyanyi, berjoget, serta menyawer uang kepada sejumlah biduan wanita berpenampilan seksi. Semuanya juga tidak mengenakan masker. Begitu juga dengan puluhan orang yang berjoget berdesak-desakan, sebagian besar juga tidak memakai masker. Totok yang juga politisi PKB, menilai apa yang terjadi lebih pada persoalan etik.
Kalau ada yang terbukti melanggar aturan, sudah sepatutnya sanksi dijatuhkan. Ia juga menambahkan, dalam regulasi yang berlaku, pasal pasal sudah mengatur sedemikian jelas. Hal itu sebagai bukti bagaimana pemerintah serius memutus rantai penyebaran COVID-19 . "Ini kan masalah etik ya. Kalau ada yang melanggar aturan, sepatutnya sanksi juga diterapkan," tegas Totok.
Lihat Juga :