Kesaksian Pasien Covid 19: Demam 12 Hari Hilang berkat Semangat Istri dan Isolasi Mandiri

Sabtu, 18 April 2020 - 08:52 WIB
loading...
Kesaksian Pasien Covid...
Simon Nainggolan berjemur diri saatmenjalani isolasi mandiri di rumahnya. Foto/dok pribadi
A A A
JAKARTA - Hari pertama April ini menjadi momen yang tak pernah dilupakan oleh Simon Nainggolan. Hari itu, bagi pria berdarah Batak ini seolah terlahir kembali ke dunia untuk meneruskan sisa hidupnya.

Pengusaha Jakarta berusia 50 tahun ini tak menyangka, sekaligus bersyukur luar biasa karena akhirnya lolos dari serangan virus corona (Covid-19).

Bukan tanpa alasan Simon begitu mensyukurinya. Butuh perjuangan keras bagi Simon hingga akhirnya dinyatakan negatif dari virus yang sempat bercokol di tubuhnya. “Saya demam selama 12 hari. Hari-hari saya selama itu hanya berkisar antara minum obat, tidur, makan, dan pagi hari berjemur,” ujar Simon dalam tulisan kesaksiannya yang dia sebarkan. (BACA JUGA: Parfi 56: Pekerja Seni Harian Butuh Kartu Pra Kerja dan BLT)

Perjuangan Simon makin berat karena dia harus berjuang sendiri, sebab tak dinyana sang istri juga turut dinyatakan positif terpapar Covid-19. Yang membuat Simon makin terpukul, di tengah proses menjalani isolasi, ibu mertuanya juga meninggal dunia karena penyakit yang sama.

Lantaran harus isolasi, dia bersama istri pun tak bisa menghadiri pemakaman. Diduga, ibu mertuanya terpapar virus saat menghadiri pemakaman saudaranya, sebab seusai acara pemakaman tersebut banyak orang yang terjangkit. Intens bertemu mertua membuat Simon tak menyadari turut terkena virus ini.

Setelah mengalami demam dan sesak napas, mertua Simon dirawat di RS Bunda Jakarta pada 18 Maret. Dua hari kemudian, gejala demam juga turut dirasakan Simon. “Karena masih demam terus, pada 23 Maret saya bersama istri memutuskan ke dokter spesialis paru dan menjalani test swab. Dari hasil rontgen, ada bercak pada paru-paru kanan. Saya pun ditetapkan sebagai suspect dan diminta mengisolasi diri,” katanya.

Sadar akan bahaya Covid-19, Simon pun akhirnya melakukan isolasi mandiri di rumah. Dia memilih di rumah karena kebetulan ada kamar kosong di lantai 2 tempat tinggalnya. Di kamar ini, Simon tidak ke mana-mana selama 14 hari. Selama di rumah, tidak banyak aktivitas berat yang dia lakukan. Rutinitasnya adalah minum obat, tidur, makan, dan berjemur pagi hari.

Kendati tengah mendapat cobaan tidak ringan, ayah satu putri ini pun tidak lantas putus asa. Sebaliknya, dia meyakinkan diri untuk bisa sembuh secepatnya. Setiap pagi dia bangun pukul 4 pagi, kemudian makan sepotong roti dan minum vitamin. Pada pukul 8 pagi, saya sarapan dan minum vitamin-vitamin lagi. “Dalam sehari, saya bisa meminum vitamin C hingga 2000 mg, tetapi saya banyak minum air putih hingga lebih dari 3 liter per hari,” terangnya.

Saat karantina mandiri itu, Simon pun tidak mau bertemu siapa pun. Makanan dan minuman beserta obat-obatan diletakkan di depan pintu kamar. Bahkan, dia setiap hari harus mencuci semua peralatan makannya sendiri. Untuk segera memulihkan kesehatannya, Simon pun rajin mengonsumsi jus buah-buahan. Demikian juga semua obat dari dokter termasuk parasetamol karena demam di tubuhnya tidak kunjung turun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awal Tahun 2022, Sumsel...
Awal Tahun 2022, Sumsel Diprediksi Bebas COVID-19
Kemenkumham Salurkan...
Kemenkumham Salurkan Puluhan Ribu Paket kepada Masyarakat Terdampak COVID-19
Perjuangan Nakes COVID-19,...
Perjuangan Nakes COVID-19, Dikhawatirkan Keluarga hingga Kehilangan Teman Dekat
3 PMI Asal Jatim Positif...
3 PMI Asal Jatim Positif Terinfeksi Virus Corona Varian Baru, 1 Sembuh
Jelang Lebaran, Kota...
Jelang Lebaran, Kota Medan Disemprot Cairan Disinfektan Skala Besar dan Masif
Cegah Virus Varian Baru...
Cegah Virus Varian Baru dari Luar Negeri, Khofifah: 3.636 Pekerja Migran Telah Kami Isolasi
Kemenkes Pastikan Dua...
Kemenkes Pastikan Dua Suspek Hantavirus di Indonesia Sudah Negatif dan Sembuh
Awas! Hantavirus Sudah...
Awas! Hantavirus Sudah Sampai di Singapura, 2 Warga Diisolasi
Ahli Epidemiologi Sebut...
Ahli Epidemiologi Sebut Indonesia Punya Peluang Cegah Virus Hanta, Begini Caranya
Rekomendasi
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Berita Terkini
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Infografis
Covid-19 dan Cacar Monyet...
Covid-19 dan Cacar Monyet Belum Hilang, Kini Muncul Flu Tomat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved