Videonya Viral, Geng Motor Bersajam di Serang Ditangkap Saat Hendak Balas Dendam
Minggu, 07 Maret 2021 - 18:51 WIB
loading...
A
A
A
"Ada lima geng motor bergabung (All Star) mereka menuju Kasemen mencari atau balas dendam kepada lima geng motor . Kemudian lanjut ke trondol dan terakhir di depan Carefour, karena tidak ditemukan mereka membubarkan diri," ungkapnya.
Martri juga menjelaskan dari 10 orang pelaku yang diamankan yaitu EK, MR, AB, AA, IS, GI, FH, AG, NH, dan RD, salah satunya merupakan ketua geng motor All Star yang juga petugas security di salah satu perusahaan di wilayah Serang.
"Dari kelompok yang diamankan satu orang berinisial AG merupakan DPO kasus pengeroyokan pada Januari 2021 mengakibatkan korban luka. Sebelumnya dua orang sudah diamankan. Dia juga merupakan ketua All Star ," jelasnya.
Baca juga: Bersaing Habis-habisan di Pilwali Surabaya, Eri Cahyadi Tebar Kedamaian di Muscab PKB
Martri menegaskan dalam peristiwa ini ada sekitar 26 orang pelaku yang sedang diburu kepolisian. Namun tidak menutup kemungkinan jumlah pelaku akan terus bertambah. "Yang teridentifikasi dari ada 36 termasuk yang ini (10 orang) jadi tinggal 26. Tapi ini akan terus berkembang bisa sampai 50 orang," tegasnya.
Martri memastikan tidak ada korban luka maupun peristiwa bentrokan pada hari dimana geng motor All Star melakukan konvoi. Sebab hingga saat ini kepolisian belum menerima adanya laporan masyarakat. Baca juga: Tempat Tambal Ban dan Penjual Bensin Eceran Terbakar Hebat, Pasutri di Medan Terluka
"Mereka kita sangkakan pasal 160 KUHP junto pasal 11 ayat 1 huruf a, junto pasal 26 Perda No. 1/2021. Termasuk Undang-undang darurat No. 12/1951, karena tidak semuanya membawa sajam. Sementara senjata tajam ada tujuh," tandasnya.
Martri juga menjelaskan dari 10 orang pelaku yang diamankan yaitu EK, MR, AB, AA, IS, GI, FH, AG, NH, dan RD, salah satunya merupakan ketua geng motor All Star yang juga petugas security di salah satu perusahaan di wilayah Serang.
"Dari kelompok yang diamankan satu orang berinisial AG merupakan DPO kasus pengeroyokan pada Januari 2021 mengakibatkan korban luka. Sebelumnya dua orang sudah diamankan. Dia juga merupakan ketua All Star ," jelasnya.
Baca juga: Bersaing Habis-habisan di Pilwali Surabaya, Eri Cahyadi Tebar Kedamaian di Muscab PKB
Martri menegaskan dalam peristiwa ini ada sekitar 26 orang pelaku yang sedang diburu kepolisian. Namun tidak menutup kemungkinan jumlah pelaku akan terus bertambah. "Yang teridentifikasi dari ada 36 termasuk yang ini (10 orang) jadi tinggal 26. Tapi ini akan terus berkembang bisa sampai 50 orang," tegasnya.
Martri memastikan tidak ada korban luka maupun peristiwa bentrokan pada hari dimana geng motor All Star melakukan konvoi. Sebab hingga saat ini kepolisian belum menerima adanya laporan masyarakat. Baca juga: Tempat Tambal Ban dan Penjual Bensin Eceran Terbakar Hebat, Pasutri di Medan Terluka
"Mereka kita sangkakan pasal 160 KUHP junto pasal 11 ayat 1 huruf a, junto pasal 26 Perda No. 1/2021. Termasuk Undang-undang darurat No. 12/1951, karena tidak semuanya membawa sajam. Sementara senjata tajam ada tujuh," tandasnya.
(eyt)
Lihat Juga :