Sebarkan Video Kekerasan Oknum TKA Korea, Karyawan Terancam Dipecat

Sabtu, 06 Maret 2021 - 22:24 WIB
loading...
A A A
Kekhawatiran itu juga tampak dari adanya imbauan ke pada para karyawan agar tidak terus menerus menyebar video tersebut. Hal ini setidaknya juga terlihat dari status tangkapan layar salah satu pengguna media sosial yang juga viral.

"Dear all, mohon utk tidak share/upload video apapun ke media sosial yang berkaitan dengan kasus kmaren ya (tindakan tidak etis dr korea GA), yang sekarang masih simpan videonya mohon segera dihapus. Kasusnya sudah selesai menegemen sudah melakukan sanksi tegas dengan mendeportase korea yang bersangkutan. Siapapun yang menemukan video tsb di media sosial silahkan screetshot dan kirimkan ke andminnya masing2. Akan ada sanksi/tindakan tegas dari prusahaan bagi siapaun yang terbukti share/upload videonya. Terimakasih utk kerjasamanya," tulis satus medsos atas nama Teh Sani itu yang menyebar di facebook.

Diberitakan sebelumnya, dua video kekerasan yang dilakukan oknum tenaga kerja asing (TKA) asal Korea kepada karyawati di sebuah pabrik viral di media sosial sejak 3 hari terakhir ini.

Belakangan diketahui, peristiwa itu terjadi di PT Takewang yang berada di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Dalam video itu memperlihatkan seorang pria yang merupakan oknum TKA itu marah-marah kepada wanita yang jadi anak buahnya sambil menendang.

Video yang masing-masing berdurasi 30 detik itu mendapat kecaman dari warganet. Salah satunya di facebook. Para pengguna medsos meminta agar oknum TKA itu diberi sanksi hukum. Peristiwa itu mengingatkan warganet pada masa penjajahan Indonesia, di mana pada masa itu warga asing sebagai pendatang menyiksa warga pribumi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Ungkap Pemicu...
Polisi Ungkap Pemicu 2 PRT Nekat Lompat dari Indekos di Benhil: Majikannya Sadis
REPDEM Kecam Penyiraman...
REPDEM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Aktivis Papua Kecam...
Aktivis Papua Kecam Serangan TPNPB yang Tewaskan 2 Warga Sipil di Tambrauw dan Tembagapura
Ciputra Hospital CitraRaya...
Ciputra Hospital CitraRaya Klarifikasi Video Viral dan Tolak Pasien BPJS Kesehatan
Siswa SMP Sungai Raya...
Siswa SMP Sungai Raya Lempar Bom Molotov di Sekolah Terpapar Ideologi Kekerasan Ekstrem
BNPT dan FKPT Jabar...
BNPT dan FKPT Jabar Tanam Toleransi lewat Aksi Sosial di Subang
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Ini 4 Keunggulan Senjata...
Ini 4 Keunggulan Senjata Laser Cheongwang Buatan Korea Selatan
Rekomendasi
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved