Pungutan Liar Masih Marak, Saber Pungli Minta Layanan Publik Tinggalkan Transaksi Tunai
Sabtu, 06 Maret 2021 - 10:31 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi pelayan publik bukan hanya imigrasi saja, pelayan publik itu bisa dukcapil, kesehatan, bisa pemerintah daerah, imigrasi, dan sebagainya. Bila kita biarkan, sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara akan rusak," tegasnya.
Oleh karenanya, selain menerapkan sistem yang baik, seperti penerapan transaksi non-tunai , pengawasan pun perlu dilakukan. Agung mengakui, meski pengawasan terus dilakukan, praktik pungli memang masih kerap terjadi.
"Kita berbuat saja masih banyak, apalagi tidak berbuat. Jadi memang tidak mudah membalik tangan. Tapi, negara harus hadir dan berbuat untuk membuat pencegahan dan tidak akan lelah walaupun masih ada dan belum," tegasnya lagi. Baca juga: Bank BJB Galakkan Pembayaran Digital di Cibadak Culinary Night Bandung
Sementara itu, Kepala Imigrasi Bandung, Arief Hazairin Satoto mengatakan, kantor Imigrasi Bandung saat ini sudah meninggalkan transaksi tunai dan beralih menerapkan transaksi non-tunai. "Kalau di imigrasi kita tidak menerima uang tunai. Jadi bayarnya lewat ATM, kantor pos bisa, mandiri bisa dan lain-lain," kata Arief.
Oleh karenanya, selain menerapkan sistem yang baik, seperti penerapan transaksi non-tunai , pengawasan pun perlu dilakukan. Agung mengakui, meski pengawasan terus dilakukan, praktik pungli memang masih kerap terjadi.
"Kita berbuat saja masih banyak, apalagi tidak berbuat. Jadi memang tidak mudah membalik tangan. Tapi, negara harus hadir dan berbuat untuk membuat pencegahan dan tidak akan lelah walaupun masih ada dan belum," tegasnya lagi. Baca juga: Bank BJB Galakkan Pembayaran Digital di Cibadak Culinary Night Bandung
Sementara itu, Kepala Imigrasi Bandung, Arief Hazairin Satoto mengatakan, kantor Imigrasi Bandung saat ini sudah meninggalkan transaksi tunai dan beralih menerapkan transaksi non-tunai. "Kalau di imigrasi kita tidak menerima uang tunai. Jadi bayarnya lewat ATM, kantor pos bisa, mandiri bisa dan lain-lain," kata Arief.
(don)
Lihat Juga :