Kegempaan Selatan Jatim Meningkat, Kepala BMKG Pusat Peringatkan Ancaman Tsunami
Jum'at, 05 Maret 2021 - 06:45 WIB
loading...
Kepala BMKG Pusat, Dwikorita Karnawati menunjukkan peta perkembangan kegempaan dan ancaman tsunami yang sewktu-waktu bisa terjadi, saat kunker di Banyuwangi, Kamis (4/3/2021). Foto: iNews/Eris Utomo
A
A
A
BANYUWANGI - Kepala Badan Meteorologi Klimatotogi dan Geofisika (BMKG) Pusat, Dwikorita Karnawati memperingatkan ancaman tsunami yang sewaktu-waktu bisa terjadi di Banyuwangi , Jawa Timur. ( Jatim ).
Karena itu, pihaknya meminta kepada pemerintah setempat segera membangun sarana dan prasarana evakuasi, guna menyelamatkan warga bila terjadi tsunami. Mengingat telah terjadi peningkatan kegempaan di wilayah laut selatan Jawa Timur yang berpotensi terjadinya tsunami.
Baca juga: Banjir, Longsor Gempa hingga Tsunami Mengintai, Ini Daerah Rawan Bencana di Jabar
Hal tersebut disampaikan Dwikorita, dalam kunjungannya ke pemukiman warga di Dusun Pancer, Banyuwangi, Kamis, (4/3/2021)/. Apalagi katanya, wilayah itu pernah dilanda tsunami beberapa tahun silam.
Pada kesempatan itu, pihaknya juga menjanjikan segera memperbarui peralatan peringatan dini tsunami. Dwikorita juga meninjau kawasan pemukiman warga di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Kawasan pemukiman yang merupakan wilayah terparah diterjang tsunami, pada tahun 1994 silam yang memakan banyak korban jiwa.
Baca juga: Aktivitas Merapi Masih Tinggi, Pagi Ini Semburkan 2 Kali Awan Panas dan 17 Kali Lava Pijar
Dia menyebutkaa, kunker tersebut dilakukan mengingat kajian dan data BMKG mencatat telah terjadi peningkatan kegempaan di perairan selatan Jawa Timur, sejak tahun 2020, sehingga perlu dilakukan antisipasi terhadap dampak yang ditimbulkan.
Karena itu, pihaknya meminta kepada pemerintah setempat segera membangun sarana dan prasarana evakuasi, guna menyelamatkan warga bila terjadi tsunami. Mengingat telah terjadi peningkatan kegempaan di wilayah laut selatan Jawa Timur yang berpotensi terjadinya tsunami.
Baca juga: Banjir, Longsor Gempa hingga Tsunami Mengintai, Ini Daerah Rawan Bencana di Jabar
Hal tersebut disampaikan Dwikorita, dalam kunjungannya ke pemukiman warga di Dusun Pancer, Banyuwangi, Kamis, (4/3/2021)/. Apalagi katanya, wilayah itu pernah dilanda tsunami beberapa tahun silam.
Pada kesempatan itu, pihaknya juga menjanjikan segera memperbarui peralatan peringatan dini tsunami. Dwikorita juga meninjau kawasan pemukiman warga di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Kawasan pemukiman yang merupakan wilayah terparah diterjang tsunami, pada tahun 1994 silam yang memakan banyak korban jiwa.
Baca juga: Aktivitas Merapi Masih Tinggi, Pagi Ini Semburkan 2 Kali Awan Panas dan 17 Kali Lava Pijar
Dia menyebutkaa, kunker tersebut dilakukan mengingat kajian dan data BMKG mencatat telah terjadi peningkatan kegempaan di perairan selatan Jawa Timur, sejak tahun 2020, sehingga perlu dilakukan antisipasi terhadap dampak yang ditimbulkan.
Lihat Juga :