Aktivitas Merapi Masih Tinggi, Pagi Ini Semburkan 2 Kali Awan Panas dan 17 Kali Lava Pijar
Selasa, 02 Maret 2021 - 08:36 WIB
loading...
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran, Selasa (2/3/2021) pagi. Foto/BPPTKG
A
A
A
SLEMAN - Gunung Merapi di perbatasan Sleman, DIY, Magelang, Boyolali dan Klaten, Jawa Tengah masih menunjukkan aktivitasnya, Selasa (2/3/2021) pagi, yaitu dua kali semburan awan panas pada pukul 05.11 WIB dan pukul 05.29 WIB serta 17 kali lava pjiar.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegempaan Geologi (BPPTKG) mencatat awan panas pertama di seismogram dengan amplitudo 60 mm dan durasi 171 detik, estimasi jarak luncur 1,9 kilometer (km) ke arah Barat Daya dan awan panas kedua tercatat di seismogram dengan amplitudo 40 mm dan durasi 96 detik, estimasi jarak luncur 1,2 km juga ke arah Barat Daya
Sementara 17 kali lava pajar, teramati selama periode 00.00 WIB-06.00 WIB dengan jarak luncur maksimum 1,3 Km ke arah Barat Daya.
BPPTKG juga mencatat gempa guguran sebanyak 57 kali, dengan amplitudo 3-35 mm, durasi 12-103 detik dan gempa hembusan 4 kali, amplitudo 3-7 mm, selama 8-16 detik.
Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 20 m di atas puncak kawah.
Angin bertiup lemah, sedang, hingga kencang ke arah timur. Suhu udara 14-21 °C, kelembaban udara 66-93 %, dan tekanan udara 567-688 mmHg. “Secara visual gunung jelas serta secara meterologi cuaca berawan," kata petugas penyusun laporan aktivitas Gunung Merapi BPPTKG, Heru Suparwaka, Selasa (2/3/2021) pagi.
Baca juga: Tak Terima Ayahnya Dicovidkan, Putri Laporkan RSUD Karanganyar ke Polisi, Ini Jawaban Rumah Sakit
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegempaan Geologi (BPPTKG) mencatat awan panas pertama di seismogram dengan amplitudo 60 mm dan durasi 171 detik, estimasi jarak luncur 1,9 kilometer (km) ke arah Barat Daya dan awan panas kedua tercatat di seismogram dengan amplitudo 40 mm dan durasi 96 detik, estimasi jarak luncur 1,2 km juga ke arah Barat Daya
Sementara 17 kali lava pajar, teramati selama periode 00.00 WIB-06.00 WIB dengan jarak luncur maksimum 1,3 Km ke arah Barat Daya.
BPPTKG juga mencatat gempa guguran sebanyak 57 kali, dengan amplitudo 3-35 mm, durasi 12-103 detik dan gempa hembusan 4 kali, amplitudo 3-7 mm, selama 8-16 detik.
Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 20 m di atas puncak kawah.
Angin bertiup lemah, sedang, hingga kencang ke arah timur. Suhu udara 14-21 °C, kelembaban udara 66-93 %, dan tekanan udara 567-688 mmHg. “Secara visual gunung jelas serta secara meterologi cuaca berawan," kata petugas penyusun laporan aktivitas Gunung Merapi BPPTKG, Heru Suparwaka, Selasa (2/3/2021) pagi.
Baca juga: Tak Terima Ayahnya Dicovidkan, Putri Laporkan RSUD Karanganyar ke Polisi, Ini Jawaban Rumah Sakit
Lihat Juga :