Vaksinasi Covid-19 Bagi ASN Pemkot Makassar Sepi Peminat

Kamis, 04 Maret 2021 - 07:32 WIB
loading...
Vaksinasi Covid-19 Bagi...
Vaksinasi Covid-19 bagi ASN di lingkup Pemkot Makassar masih sepi peminat. Foto: Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Tahap kedua vaksinasi Covid-19 di Makassar sudah dimulai. Sebagai langkah awal, Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menjalani program tersebut di pelataran masjid Balai Kota Makassar, Rabu (3/3/2021).

Dari pantauan SINDOnews, program ini masih sepi peminat. Tak banyak ASN yang ikut disuntik vaksin Covid-19 jenis Sinovac ini. Padahal, target di hari pertama ini adalah 1.000 peserta.

Sekretaris Dinkes Kota Makassar, Agus Djaja Said mengatakan, minimanya ASN yang datang untuk divaksin karena masih ada yang bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Makanya, mereka belum bisa ke kantor.

Menurut dia, sosialisasi masih akan terus dimaksimalkan. Dikatakan Agus, pihaknya berupaya agar program vaksinasi untuk ASN Pemkot Makassar ini bisa mencapai target.

"Yah mungkin barangkali kita sosialisasi kan lagi kepada teman-teman ASN, supaya dia mau datang untuk divaksin. Ini kan ada WFH jadi mungkin dia tidak datang," ungkap Agus.

Selain ASN, vaksinasi tahap kedua juga menyasar aparat TNI-Polri, pedagang, hingga pekerja sektor pelayanan publik lainnya. Khusus Makassar, kata Agus, target sasarannya mencapai sekitar 77.000 orang.

"Yang penting kita akan lakukan vaksinasi sampai semua ASN yang ada di Kota Makassar ini terutama di pemerintah kota ini bisa kita tuntaskan," jelasnya.

Vaksinasi lingkup Pemkot Makassar digelar bertahap. Sejumlah ASN tampak mengantri menunggu giliran untuk divaksin di lokasi. Mereka terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan awal atau screening untuk memastikan kondisi kesehatan.

Baca Juga: Ribuan ASN Pemkot Makassar Disuntik Vaksin Covid-19 Hari Ini

Salah satunya Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa Kota Makassar, Muh Fuad Azis. Dia mengaku merasakan hal berbeda setelah disuntik vaksin.

Secara psikologis, dia merasa semakin percaya diri. Mengenai efek samping, belum ada yang dirasakan pada kondisi tubuhnya. "Lega rasanya. Saat ini bagus, belum ada keluhan," ujarnya, Rabu (3/3/2021).

Fuad mengakui sebelum divaksin sedikit merasa deg-degan. Namun akhirnya membulatkan tekad karena ingin terhindar dari penularan Covid-19. "Kita kan bekerja melayani masyarakat, vaksin ini adalah perlindungan agar tidak tertular," tambahnya.

Dia menyerukan kepada masyarakat Kota Makassar agar jangan alergi dengan vaksinasi . Program ini menurutnya sangat bagus untuk menjaga kesehatan. "Sebagai pegawai, kita harus sukseskan program pemerintah," katanya.

Setelah divaksin, Fuad mengaku ada kelegaan tersendiri. Pihaknya tetap mengimbau apabila masyarakat yang sudah divaksin tetap disiplin protokol kesehatan. "Protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan. Demi kita juga," tutup dia.

Terpisah, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto tak mempersoalkan masih sepinya minat ASN untuk divaksin. Persiapan Dinkes diakuinya memang masih belum matang.

"Karena ini sudah rencana awal, saya lihat suratnya tanggal 26 Februari. Jadi saya bilang biarkan mi daripada vaksinnya rusak," kata Danny.

"Bagaimana mau vaksin kalau tidak ada preparasinya. Vaksin itu kan harus disiapkan dulu orang. Kan ada syaratnya. Kalau saya tidak begitu, di-screening dulu," jelasnya.

Baca Juga: 16 Jabatan Plt di Lingkup Pemkot Makassar Diganti
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Musim Transisi, BPBD...
Musim Transisi, BPBD Makassar: Waspada Banjir dan Angin Kencang!
Awas! Kebakaran di Makassar...
Awas! Kebakaran di Makassar Meningkat hingga 359 Kali
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Vaksin Booster Covid-19...
Vaksin Booster Covid-19 Tak Harus Sama dengan yang Primer, Begini Aturan Kombinasinya
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Covid-19, Dinkes DKI Jakarta Tambah Lokasi Vaksinasi
Rekomendasi
Tren Wewangian Gen Z:...
Tren Wewangian Gen Z: Ekspresi Diri Melalui Pilihan Aroma Harian
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved