Polisi Bongkar Makam PSK yang Tewas di Tempat Pembakaran Bata Merah
Selasa, 02 Maret 2021 - 18:59 WIB
loading...
A
A
A
Kapolsek tak menampik jika sebelumnya pihak keluarga sempat menolak saat petugas akan melakukan autopsi terhadap jasad UM. Namun, setelah menerima penjelasan dari pihak kepolisian, keluarga UM akhirnya bersedia dilakukan pemeriksaan lanjutan guna memastikan penyebab kematian UM.
"Kalau dari pihak keluarga kan memang mintanya langsung dibawa pulang. Tapi kita juga harus meyakinkan semua pihak kalau meninggalnya karena apa dan hasilnya semua pihak keluarga sudah tidak keberatan ya kahirnya dilakukan otopsi. Karena lebih cepat lebih baik," tandas Kapolsek.
Diberitakan sebelumnya, gubuk tempat pembakaran bata merah di Dusun Pandansili, Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, mendadak gempar. Seorang wanita ditemukan tewas dalam kondisi setengah telanjang.
Korban diketahui berinisial UM, warga Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Wanita paruh baya berusia 51 tahun ini diduga merupakan seorang pekerja seks komersial (PSK) yang kerap bertansaksi di tempat pembakaran bata merah.
Mayat UM kali pertama ditemukan di dalam gubuk linggan (tempat membakar bata merah) milik Ngatiman (43) warga setempat. Saat ditemukan UM sudah tidak mengenakan celana dalam. Diduga ia meninggal usai melayani pelanggannya
"Kalau dari pihak keluarga kan memang mintanya langsung dibawa pulang. Tapi kita juga harus meyakinkan semua pihak kalau meninggalnya karena apa dan hasilnya semua pihak keluarga sudah tidak keberatan ya kahirnya dilakukan otopsi. Karena lebih cepat lebih baik," tandas Kapolsek.
Diberitakan sebelumnya, gubuk tempat pembakaran bata merah di Dusun Pandansili, Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, mendadak gempar. Seorang wanita ditemukan tewas dalam kondisi setengah telanjang.
Korban diketahui berinisial UM, warga Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Wanita paruh baya berusia 51 tahun ini diduga merupakan seorang pekerja seks komersial (PSK) yang kerap bertansaksi di tempat pembakaran bata merah.
Mayat UM kali pertama ditemukan di dalam gubuk linggan (tempat membakar bata merah) milik Ngatiman (43) warga setempat. Saat ditemukan UM sudah tidak mengenakan celana dalam. Diduga ia meninggal usai melayani pelanggannya
(msd)
Lihat Juga :