300 Relawan dari Bandung Telah Daftar Uji Klinis Vaksin Anhui
Selasa, 02 Maret 2021 - 15:29 WIB
loading...
A
A
A
Relawan nantinya akan di suntik vaksin dan placebo secara acak. Sehingga tidak akan diketahui mana placebo dan vaksin. Namun, bagi relawan yang mendapat placebo, nantinya setelah uji klinis selesai akan mendapat vaksin.
"Sebelum itu, relawan akan mendapat pemeriksaan, rapid, tes darah, ronsen dan lainnya. Kemudian akan disuntik selama sebulan sekali, selama tiga bulan. Relawan juga tetap harus menerapkan prokes. Bila ada relawan tanda tanda terkena covid, dia harus melapor ke 6 rumah sakit yang sudah kerjasama dengan kami," beber dia.
Sementara itu, Presiden Direktur Jakarta Biopharmativeitical Industry Mahendra Suhardono mengatakan, vaksin rekombinan ini berbeda dengan sinovac. Kalau sinovac adakah virus utuh kemudian dimatikan. Sementara vaksin Anhui diambil protein bagian luarnya yang dijadikan rekombinan.
"Dengan pemberian vaksin tiga kali, harapan kami bisa memberi perlindungan lebih lama dan mampu mengatasi pandemi di Indonesia," jelas dia.
Nantinya, untuk produksi, pihaknya telah memiliki kapasitas produksi sampai 300 juta dosis. Perusahaan induk di China juga sudah siap memberi 50 sesampai 100 juta dosis tahun 2021.
"Sebelum itu, relawan akan mendapat pemeriksaan, rapid, tes darah, ronsen dan lainnya. Kemudian akan disuntik selama sebulan sekali, selama tiga bulan. Relawan juga tetap harus menerapkan prokes. Bila ada relawan tanda tanda terkena covid, dia harus melapor ke 6 rumah sakit yang sudah kerjasama dengan kami," beber dia.
Sementara itu, Presiden Direktur Jakarta Biopharmativeitical Industry Mahendra Suhardono mengatakan, vaksin rekombinan ini berbeda dengan sinovac. Kalau sinovac adakah virus utuh kemudian dimatikan. Sementara vaksin Anhui diambil protein bagian luarnya yang dijadikan rekombinan.
"Dengan pemberian vaksin tiga kali, harapan kami bisa memberi perlindungan lebih lama dan mampu mengatasi pandemi di Indonesia," jelas dia.
Nantinya, untuk produksi, pihaknya telah memiliki kapasitas produksi sampai 300 juta dosis. Perusahaan induk di China juga sudah siap memberi 50 sesampai 100 juta dosis tahun 2021.
(msd)
Lihat Juga :