Kasus Penghinaan Pesantren Musthafawiyah Mandek, Kuasa Hukum Lapor Mabes Polri
Sabtu, 27 Februari 2021 - 09:22 WIB
loading...
Muhammad Safii Pasaribu, kuasa hukum Ponpes Musthafawiyah, bersama H.Mhd Amin Rangkuti Alumni Musthafawiyah saat di Polres Madina. Foto/iNews Liansah Rangkuti
A
A
A
MANDAILING NATAL - Laporan atas kasus dugaan penghinaan terhadap Pondok Pesantren (Ponpes) Musthafawiyah Purba Baru, Mandailing Natal (Madina), Sumut, hingga kini masih belum ada kejelasan penyelidikannya.
Baca juga: Hindari Keributan Panjang, Ponpes Misthafawiyah Minta Pelaku Penghinaan Segera Ditangkap
Padahal, kasus penghinaan ini sudah viral di sosial media Facebook. Kuasa hukum Ponpes Musthafawiyah Purba Baru, Muhammad Safii Pasaribu mengungkapkan, apabila penanganan laporan kasus penghinaan ini mandek, maka akan diadukan ke Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polri.
Bahkan, Muhammad Safii Pasaribu hingga Sabtu (27/2/2021) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB, masih berada di Polres Madina, untuk melakukan laporan pengaduan (LP) tentang dugaan penghinaan Ponpes Musthafawiyah.
Baca juga: Bandar Lampung Gempar, Pria Bertato Ditembak Polisi Usai Setubuhi Anak Tirinya
"Benar, malam ini sampai pagi ini, kami melakukan laporan tentang dugaan penghinaan Ponpes Musthafawiyah di media sosial yang kebetulan saya juga alumninya. Kami tegaskan, jika kasus ini tetap mangkrak atau tidak juga bisa diselesaikan, tentunya akan kami bawa ke Irwasum Mabes Polri, karena kasus ini tidak main-main," kata Muhammad Safii Pasaribu.
Baca juga: Hindari Keributan Panjang, Ponpes Misthafawiyah Minta Pelaku Penghinaan Segera Ditangkap
Padahal, kasus penghinaan ini sudah viral di sosial media Facebook. Kuasa hukum Ponpes Musthafawiyah Purba Baru, Muhammad Safii Pasaribu mengungkapkan, apabila penanganan laporan kasus penghinaan ini mandek, maka akan diadukan ke Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polri.
Bahkan, Muhammad Safii Pasaribu hingga Sabtu (27/2/2021) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB, masih berada di Polres Madina, untuk melakukan laporan pengaduan (LP) tentang dugaan penghinaan Ponpes Musthafawiyah.
Baca juga: Bandar Lampung Gempar, Pria Bertato Ditembak Polisi Usai Setubuhi Anak Tirinya
"Benar, malam ini sampai pagi ini, kami melakukan laporan tentang dugaan penghinaan Ponpes Musthafawiyah di media sosial yang kebetulan saya juga alumninya. Kami tegaskan, jika kasus ini tetap mangkrak atau tidak juga bisa diselesaikan, tentunya akan kami bawa ke Irwasum Mabes Polri, karena kasus ini tidak main-main," kata Muhammad Safii Pasaribu.
Lihat Juga :