Residivis Curanmor Ditembak Mati, Polisi Beberkan Kronologisnya
Kamis, 25 Februari 2021 - 19:55 WIB
loading...
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya memaparkan kronologis penangkapan residivis curanmor dimana salah satunya ditembak mati petugas karena melawan, Kamis (25/2/2021). Foto Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BANDUNG - Satreskrim Polrestabes Bandung mengamankan seorang pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan menembak mati satu orang lainnya dalam upaya penangkapan yang dilakukan, Rabu (24/2/2021) malam.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengungkapkan, kedua pelaku berinisial MH dan AD diketahui merupakan residivis dan spesialis curanmor. "Tim Polrestabes Bandung melakukan penyelidikan dan pengungkapan kasus curanmor yang mana pelaku adalah residivis dan TO (target operasi) dari Polda Jabar kemudian Polsek maupun Polrestabes Bandung," ungkap Kapolrestabes Bandung di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Kamis (25/2/2021).
Menurut dia, kedua pelaku merupakan bagian kelompok spesialis curanmor dari Lampung dan kerap melakukan curanmor di Kota Bandung dan menakuti korbannya dengan senjata api. "Dia antarprovinsi, sering melakukan curanmor di Kota Bandung dan kalau ketahuan dia kerap mengancam dengan senjata api untuk menakuti korbannya," ujarnya. Baca juga: Polisi Berhasil Bongkar Sindikat Curanmor yang Resahkan Masyarakat
Kapolrestabes Bandung memaparkan, penangkapan tersebut berawal saat kedua pelaku beraksi di kawasan Karees Kulon, Kota Bandung pada Jumat (5/2/2021) lalu. Saat itu, pelaku berhasil menggondol kendaraan roda dua milik korbannya yang terparkir di halaman rumah.
Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian serta melakukan rangkaian lidik. Lalu, di kawasan Jalan Cipamokolan, polisi melihat kendaraan yang mencurigakan dan membuntutinya hingga kawasan Cinunuk, Kabupaten Bandung. "Nopol yang mencurigakan dan saat dicek ternyata palsu. Kemudian, ketika dibuntuti sampai Jalan Cinunuk terlihat lubang kunci ternyata sudah rusak," bebernya.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengungkapkan, kedua pelaku berinisial MH dan AD diketahui merupakan residivis dan spesialis curanmor. "Tim Polrestabes Bandung melakukan penyelidikan dan pengungkapan kasus curanmor yang mana pelaku adalah residivis dan TO (target operasi) dari Polda Jabar kemudian Polsek maupun Polrestabes Bandung," ungkap Kapolrestabes Bandung di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Kamis (25/2/2021).
Menurut dia, kedua pelaku merupakan bagian kelompok spesialis curanmor dari Lampung dan kerap melakukan curanmor di Kota Bandung dan menakuti korbannya dengan senjata api. "Dia antarprovinsi, sering melakukan curanmor di Kota Bandung dan kalau ketahuan dia kerap mengancam dengan senjata api untuk menakuti korbannya," ujarnya. Baca juga: Polisi Berhasil Bongkar Sindikat Curanmor yang Resahkan Masyarakat
Kapolrestabes Bandung memaparkan, penangkapan tersebut berawal saat kedua pelaku beraksi di kawasan Karees Kulon, Kota Bandung pada Jumat (5/2/2021) lalu. Saat itu, pelaku berhasil menggondol kendaraan roda dua milik korbannya yang terparkir di halaman rumah.
Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian serta melakukan rangkaian lidik. Lalu, di kawasan Jalan Cipamokolan, polisi melihat kendaraan yang mencurigakan dan membuntutinya hingga kawasan Cinunuk, Kabupaten Bandung. "Nopol yang mencurigakan dan saat dicek ternyata palsu. Kemudian, ketika dibuntuti sampai Jalan Cinunuk terlihat lubang kunci ternyata sudah rusak," bebernya.
Lihat Juga :