Vaksinasi Tahap Kedua Pedagang Pasar di Tulungagung Tak Penuhi Target

Rabu, 24 Februari 2021 - 21:28 WIB
loading...
Vaksinasi Tahap Kedua...
Salah satu jurnalis televisi di Kabupaten Tulungagung saat mengikuti vaksinasi COVID-19 tahap kedua. Foto/SINDOnews/Solichan Arif
A A A
TULUNGAGUNG - Vaksinasi tahap dua untuk pedagang pasar di Kabupaten Tulungagung yang dimulai Rabu ini (24/2), tidak memenuhi target. Jumlah pedagang yang hadir untuk disuntik vaksin, jauh dari harapan.

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 Tahap II Sasar 6,6 Juta Orang Warga Jabar

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung , Kasil Rokhmat menjelaskan, minimnya pedagang pasar yang datang disebabkan ada miskomunikasi pendataan.

Baca juga: NTT Gempar, Ikan Hiu Berwajah Manusia di Rote Ndao Mau Dijual Rp25 Juta

"Yang dikirim ke kita data pemilik kios. Sementara yang jualan belum tentu pemilik kios. Ini karena mepetnya waktu koordinasi," ujar Kasil, Rabu (24/2/2021). Pada vaksinasi tahap kedua ini, kawasan pasar termasuk wilayah yang diprioritaskan.

Karena menjadi tempat berkumpulnya pedagang dan pembeli, pasar dianggap sebagai salah satu kawasan rawan penularan COVID-19.

Khusus pasar Ngemplak Kota Tulungagung, kata Kasil jumlah pedagang yang berjualan sebanyak 1.041 orang. "Jumlah pengunjung bisa mencapai 10 ribu per hari," kata Kasil.

Lantaran terjadi miskomunikasi, pedagang yang datang untuk menjalani vaksinasi, sedikit. Satgas memutuskan melakukan penjadwalan ulang. Vaksinasi pedagang yang ditargetkan tuntas dalam tiga hari, diperpanjang.

Menurut Kasil, untuk mempermudah sekaligus mempercepat proses vaksinasi, pedagang yang akan disuntik vaksin, cukup memperlihatkan KTP. "Menunjukkan KTP saja sudah bisa dilayani. Sehingga cakupannya luas," kata Kasil. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar Kabupaten Tulungagung Imroatul Mufidah mengatakan, jumlah total pedagang pasar di Tulungagung mencapai 9.000 an jiwa.

Pada vaksinasi kedua gelombang pertama khusus pedagang tersebut, petugas menargetkan 8.200 pedagang bisa disuntik vaksin. Imroatul juga mengatakan akan melakukan pendataan ulang. Secara implisit ia juga menegaskan larangan berjualan di lingkungan pasar bagi pedagang yang menolak vaksin. "Kita akan data lagi. Mana yang sudah vaksin, dan mana yang belum," kata Imroatul.

Sementara selain pedagang pasar, vaksinasi tahap kedua ini juga dilakukan kepada kelompok manula, yakni berusia di atas 60 tahun. Dalam kelompok manula ini, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo termasuk di dalamnya. Selain manula, vaksinasi tahap kedua ini juga menyasar kelompok wartawan. Ada puluhan jurnalis dari berbagai media di Tulungagung yang Rabu ini (24/2) divaksin.

Pelaksanaan vaksinasi berlangsung di 42 fasilitas kesehatan (faskes). Target vaksinasi tahap kedua di Tulungagung mencapai 225 ribu jiwa. Di antaranya dari kelompok TNI, Polri, ASN dan pelayan publik lainnua. Jumlah ini membengkak lebih besar dari target sebelumnya 32.000 jiwa. Sementara bantuan vaksin ketiga yang belum lama diterima Tulungagung sebanyak 16.400 vial.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasar Cipulir Banjir,...
Pasar Cipulir Banjir, Pedagang Sedih Omzet Turun Drastis
Pramono Diminta Pertimbangkan...
Pramono Diminta Pertimbangkan Nasib Pedagang Sebelum Terapkan Perda KTR
Jakarta Masih Nihil...
Jakarta Masih Nihil Kasus Super Flu, Pramono Imbau Warga Vaksinasi demi Pencegahan
Cegah Kanker Serviks,...
Cegah Kanker Serviks, POGI Gelar Vaksinasi HPV Massal 500 Perempuan
Pramono Anung Minta...
Pramono Anung Minta Renovasi Pasar Induk Kramat Jati Pascakebakaran Dipercepat
Inkoppas Dukung Pemerintah...
Inkoppas Dukung Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok Jelang Nataru 2026
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Rekomendasi
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved