HPSN, Parekraf Peduli Gagas Sustainable Bag dan Bersih Pulau
Senin, 22 Februari 2021 - 10:37 WIB
loading...
A
A
A
Lebih jauh, dia menjelaskan, gerakan pengadaan sustainable bag akan disosialisasikan kepada masyarakat dan wisatawan di pulau melalui aksi beach clean up. Pengadaan sustainable bag yang ditarget 1000 unit tersebut akan dibuat tidak hanya ramah lingkungan tapi juga didesain dengan tampilan yang menarik.
"Kalau pakai trash bag orang bisa jadi agak gengsi buat ambil, jadi didesain bagus. Bisa dipakai berwisata yang kalau ada sampah langsung ambil. Terus kalau sudah digunakan dikembalikan lagi. Itu rencananya buat masyarakat kepalauan, wisatawan, di cafe atau warung kecil," urai Aldri.
Tidak hanya itu saja, Parekraf Peduli juga menargetkan tahun ini bisa melakukan pengadaan mesin pengolah sampah. "Target terakhir kita adalah membuat mesin pengolahan sampah, karena sampah di lautan sulit masuk di industri plastik. Kalau ada mesin yang memang biar sampah dari lautan itu bisa diolah menjadi bahan baku lagi," jelasnya.
Aldri mengaku kegiatan Parekraf Peduli ini didukung oleh tokoh muda Sulsel, diantaranya Uji Nurdin, Andi Rahmat Manggabarani, Fadel Austin, serta pemerhati pariwisata Januar Jaury.
Baca Juga: Pengelolaan Masalah Sampah Dinilai Bisa Belajar dari Budaya Lokal
"Kalau pakai trash bag orang bisa jadi agak gengsi buat ambil, jadi didesain bagus. Bisa dipakai berwisata yang kalau ada sampah langsung ambil. Terus kalau sudah digunakan dikembalikan lagi. Itu rencananya buat masyarakat kepalauan, wisatawan, di cafe atau warung kecil," urai Aldri.
Tidak hanya itu saja, Parekraf Peduli juga menargetkan tahun ini bisa melakukan pengadaan mesin pengolah sampah. "Target terakhir kita adalah membuat mesin pengolahan sampah, karena sampah di lautan sulit masuk di industri plastik. Kalau ada mesin yang memang biar sampah dari lautan itu bisa diolah menjadi bahan baku lagi," jelasnya.
Aldri mengaku kegiatan Parekraf Peduli ini didukung oleh tokoh muda Sulsel, diantaranya Uji Nurdin, Andi Rahmat Manggabarani, Fadel Austin, serta pemerhati pariwisata Januar Jaury.
Baca Juga: Pengelolaan Masalah Sampah Dinilai Bisa Belajar dari Budaya Lokal
(agn)
Lihat Juga :