Drone Ungkap Isi Kubah Lava Kawah Gunung Merapi, Ini Hasilnya
Jum'at, 19 Februari 2021 - 20:27 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan, berdasarkan perhitungan foto udara kubah yang berada di barat daya memiliki dimensi panjang 258 meter dengan lebar 133 m, tinggi 30 meter. "Kubah lava di sisi barat daya ini memiliki volume sebesar 397.500 m3 dengan laju pertumbuhan sebesar 25.200 m3/hari," ujarnya.
Sedangkan untuk kubah lava yang berada di tengah kawah, kata dia, memiliki dimensi panjang 160 meter dan lebar 120 meter. Tinggi kubah lava mencapai 50 meter. "Untuk volume kubah lava yang ada di tengah kawah ini sebesar 426.000 m3 dengan laju pertumbuhan rata-rata 10.000 m3/hari," lanjut dia.
Dilanjutkannya, saat ini dua kubah lava tersebut terus terjadi aktivitas vulkanik berupa material lava pijar. Namun demikian arah material masih dominan ke barat dan barat daya. "Jadi masih terjadi aktivitas guguran material dari dua kubah lava," paparnya.
Hanik menambahkan dengan pertumbuhan kubah lava rata-rata 10.000 m3/ hari, maka aktivitas Merapi masih terus terjadi. "Kita terus pantau dan belum bisa diprediksi kapan erupsi Merapi akan berakhir," katanya.
Namin demikian pihaknya menjelaskan bahwa intensitas kegempaan pada minggu ini lebih rendah dibandingkan minggu lalu. Deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM dan GPS pada minggu ini tidak menunjukkan adanya perubahan yang signifikan. "Saat ini dilaporkan adanya penambahan aliran di Kali Boyong pada Selasa 16 Februari 2021," ujarnya.
Sedangkan untuk kubah lava yang berada di tengah kawah, kata dia, memiliki dimensi panjang 160 meter dan lebar 120 meter. Tinggi kubah lava mencapai 50 meter. "Untuk volume kubah lava yang ada di tengah kawah ini sebesar 426.000 m3 dengan laju pertumbuhan rata-rata 10.000 m3/hari," lanjut dia.
Dilanjutkannya, saat ini dua kubah lava tersebut terus terjadi aktivitas vulkanik berupa material lava pijar. Namun demikian arah material masih dominan ke barat dan barat daya. "Jadi masih terjadi aktivitas guguran material dari dua kubah lava," paparnya.
Hanik menambahkan dengan pertumbuhan kubah lava rata-rata 10.000 m3/ hari, maka aktivitas Merapi masih terus terjadi. "Kita terus pantau dan belum bisa diprediksi kapan erupsi Merapi akan berakhir," katanya.
Namin demikian pihaknya menjelaskan bahwa intensitas kegempaan pada minggu ini lebih rendah dibandingkan minggu lalu. Deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM dan GPS pada minggu ini tidak menunjukkan adanya perubahan yang signifikan. "Saat ini dilaporkan adanya penambahan aliran di Kali Boyong pada Selasa 16 Februari 2021," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :