PKK Sulsel Gandeng Baznas Bantu Masyarakat Prasejahtera
Kamis, 18 Februari 2021 - 11:05 WIB
loading...
Ketua TP PKK Sulsel Lies F Nurdin saat menyambut rombongan Baznas Sulsel, Kamis (18/2/2021). TP PKK Sulsel menggandeng Baznas untuk membantu masyarakat prasejahtera di Kota Makassar. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Tim Penggerak (TP) PKK Sulsel menggandeng Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas ) untuk membantu masyarakat prasejahtera yang ada di Kota Makassar.
Ketua TP PKK Sulsel, Lies F Nurdin mengaku banyak menerima keluhan dari masyarakat mengenai masalah yang mereka hadapi, salh satunya terkait mahalnya biaya perlengkapan pengurusan jenazah.
"Satu set perlengkapan jenazah itu kan mahal juga. Kalau tidak salah, sekitar Rp 450 ribu. Tentu bagi masyarakat prasejahtera ini berat, apalagi saat mereka sedang berduka," kata Lies, saat menerima pengurus Baznas Sulsel, Kamis (18/2/2021).
Lies meminta bantuan Baznas untuk turun tangan membantu masyarakat. Ternyata, selain perlengkapan jenazah, ada sejumlah bantuan lain yang disiapkan Baznas , termasuk mobil jenazah.
"Kami memiliki kader PKK yang sudah diberikan tanggungjawab di setiap kecamatan untuk berkoordinasi dengan Baznas , ketika ada masyarakat prasejahtera yang membutuhkan bantuan," ujarnya.
Ketua TP PKK Sulsel, Lies F Nurdin mengaku banyak menerima keluhan dari masyarakat mengenai masalah yang mereka hadapi, salh satunya terkait mahalnya biaya perlengkapan pengurusan jenazah.
"Satu set perlengkapan jenazah itu kan mahal juga. Kalau tidak salah, sekitar Rp 450 ribu. Tentu bagi masyarakat prasejahtera ini berat, apalagi saat mereka sedang berduka," kata Lies, saat menerima pengurus Baznas Sulsel, Kamis (18/2/2021).
Lies meminta bantuan Baznas untuk turun tangan membantu masyarakat. Ternyata, selain perlengkapan jenazah, ada sejumlah bantuan lain yang disiapkan Baznas , termasuk mobil jenazah.
"Kami memiliki kader PKK yang sudah diberikan tanggungjawab di setiap kecamatan untuk berkoordinasi dengan Baznas , ketika ada masyarakat prasejahtera yang membutuhkan bantuan," ujarnya.
Lihat Juga :