Dubes Indonesia untuk Aljazair Berbagi Ilmu dengan FEB Unisma
Senin, 18 Mei 2020 - 00:07 WIB
loading...
A
A
A
"Jarak tempuh penerbangan antara Indonesia, dengan Aljazair, yang memakan waktu selama 17 jam tak terasakan dengan adanya kecanggihan teknologi, sehingga ibu Duta Besar dapat menyajikan secara langsung dari Aljazair yang bisa diikuti oleh mahasiswa kami yang tersebar di 34 propinsi di Indonesia mulai Aceh, Ambon, Papua, Kalimantan, Jawa, Sumatera dan lain sebagainya," jelasnya.
Diana menambahkan, bahwa Aljazair memiliki kedekatan historis yang erat, dimana Indonesia memiliki peran yang sangat tinggi dalam kemerdekaan Aljazair, yang dikukuhkan pada bulan Juli 1962 dimana Indonesia turut berperan dalam KTT Asia Afrika.
Sementara itu narasumber Ambassador Talk yaitu Duta Besar Indonesia untuk Aljazair, Safira Machrusah dalam paparannya mengenalkan tentang negara Algeir beserta budayanya. Negara Algeir terletak di Afrika Utara, dengan jumlah penduduk 43 juta, yang mayoritas memiliki dua kewarganegaraan.
"Indonesia, dan Aljazair. memiliki hubungan politik yg dilanjutkan dari tahun 1955 yaitu keikutsertaan dan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung tahun 1955, yang mendukung kemerdekaan Aljazair, kemudian dalam organisasi negara Islam tergabung di OKI dan GNB," tuturnya.
Selanjutnya dia menyampaikan dari sisi ekonomi ada kendala hubungan dua negara tersebut, di antarnya jarak Indonesia-Aljazair jauh (11.000 km, penerbangan transit, sekitar 17 jam/lebih) sehingga kegiatan ekspor impor tidak bisa dilakukan secara dilangsung.
"Pada era Presiden Jokowi menfokuskan hubungan dagang dengan pasar non-tradisional, seperti terselenggara IAF 2018, IAD 2019. Saat ini hubungan dagang difokuskan Indonesia impor migas, Aljazair impor produk pertanian (kelapa sawit, kopi, teh), elektronik dengan nilai Volume perdagangan di kisaran 500 juta USD, terbesar ke 4 di Afrika. Pada tahun 2018 kami menginisiasi Menteri Perdagangan ke Aljazair, dan mendorong PTA," tuturnya.
Ada beberapa terobosan yang dilakukan oleh Dubes RI untuk Aljazair ini, di antaranya meningkatkan hubungan dagang antara Indonesia dan Aljazair, "Secara rutin, kami membawa para pengusaha Aljazair ke Indonesia dan mengundang pengusaha Indonesia untuk berbisnis dengan Aljazair dan pengusaha Aljazair," tuturnya.
Diana menambahkan, bahwa Aljazair memiliki kedekatan historis yang erat, dimana Indonesia memiliki peran yang sangat tinggi dalam kemerdekaan Aljazair, yang dikukuhkan pada bulan Juli 1962 dimana Indonesia turut berperan dalam KTT Asia Afrika.
Sementara itu narasumber Ambassador Talk yaitu Duta Besar Indonesia untuk Aljazair, Safira Machrusah dalam paparannya mengenalkan tentang negara Algeir beserta budayanya. Negara Algeir terletak di Afrika Utara, dengan jumlah penduduk 43 juta, yang mayoritas memiliki dua kewarganegaraan.
"Indonesia, dan Aljazair. memiliki hubungan politik yg dilanjutkan dari tahun 1955 yaitu keikutsertaan dan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung tahun 1955, yang mendukung kemerdekaan Aljazair, kemudian dalam organisasi negara Islam tergabung di OKI dan GNB," tuturnya.
Selanjutnya dia menyampaikan dari sisi ekonomi ada kendala hubungan dua negara tersebut, di antarnya jarak Indonesia-Aljazair jauh (11.000 km, penerbangan transit, sekitar 17 jam/lebih) sehingga kegiatan ekspor impor tidak bisa dilakukan secara dilangsung.
"Pada era Presiden Jokowi menfokuskan hubungan dagang dengan pasar non-tradisional, seperti terselenggara IAF 2018, IAD 2019. Saat ini hubungan dagang difokuskan Indonesia impor migas, Aljazair impor produk pertanian (kelapa sawit, kopi, teh), elektronik dengan nilai Volume perdagangan di kisaran 500 juta USD, terbesar ke 4 di Afrika. Pada tahun 2018 kami menginisiasi Menteri Perdagangan ke Aljazair, dan mendorong PTA," tuturnya.
Ada beberapa terobosan yang dilakukan oleh Dubes RI untuk Aljazair ini, di antaranya meningkatkan hubungan dagang antara Indonesia dan Aljazair, "Secara rutin, kami membawa para pengusaha Aljazair ke Indonesia dan mengundang pengusaha Indonesia untuk berbisnis dengan Aljazair dan pengusaha Aljazair," tuturnya.
Lihat Juga :