TNI AU Akhirnya Miliki Penerbang Tempur Perempuan
Minggu, 17 Mei 2020 - 23:29 WIB
loading...
A
A
A
"Saya hanya menjalani dengan serius dan menikmati semua tahapan latihan terbang hingga akhir. Para instruktur menyemangati saya agar bisa menjadi fighter dan sekarang hal tersebut terwujud," ungkap Ajeng.(Baca juga : Danlanud Adisutjipto Minta Penerbang Tingkatkan Kemampuan )
Ketika ditanya apakah pernah menonton film "Captain Marvel", salah satu seri dari "The Avengers" yang dibintangi aktris Brie Larson sebagai Carol Denver, seorang pilot tempur wanita angkatan udara yang menjelma menjadi superhero, perempuan berdarah Jawa ini mengaku belum pernah menontonnya. Namun kini, Ajeng akan menjadi pionir bagi juniornya bahwa kaum wanita juga mampu menjadi penerbang tempur TNI AU yang sama baiknya dengan penerbang tempur pria.
Upacara pelantikan dan penyematan wing penerbang secara simbolis rencananya berlangsung secara sederhana di dua tempat berbeda dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat sehubungan kondisi pandemi virus COVID-19.
Di Mabesau, KSAU akan menyematkan wing penerbang dan menyerahkan trofi kepada dua lulusan terbaik dan satu perwakilan siswa dari TNI AD. Sementara wisudawan lainnya mengikuti upacara dari Wisma Adisutjipto di Yogyakarta dengan terhubung melalui jaringan video jarak jauh.
Seluruh wisudawan yang dilantik KSAU akan segera bergabung dengan skadronnya masing-masing yang terdiri dari 34 penerbang pesawat fixed wing dan 10 penerbang rotary wing (helikopter). Khusus untuk penerbang tempur, akan menjalani Kursus Pengenalan Terbang Pesawat Tempur (KPTPT) di Skadron Udara 15 sebelum menjalani masa transisi di skadronnya masing-masing. Peraih trofi siswa terbaik kategori fixed wing diraih oleh Letda Pnb Ravi, S.Tr. (Han) dari Payakumbuh dan kategori rotary wing Letda Pnb Sandro, S.Tr. (Han) dari Pekanbaru.
Ketika ditanya apakah pernah menonton film "Captain Marvel", salah satu seri dari "The Avengers" yang dibintangi aktris Brie Larson sebagai Carol Denver, seorang pilot tempur wanita angkatan udara yang menjelma menjadi superhero, perempuan berdarah Jawa ini mengaku belum pernah menontonnya. Namun kini, Ajeng akan menjadi pionir bagi juniornya bahwa kaum wanita juga mampu menjadi penerbang tempur TNI AU yang sama baiknya dengan penerbang tempur pria.
Upacara pelantikan dan penyematan wing penerbang secara simbolis rencananya berlangsung secara sederhana di dua tempat berbeda dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat sehubungan kondisi pandemi virus COVID-19.
Di Mabesau, KSAU akan menyematkan wing penerbang dan menyerahkan trofi kepada dua lulusan terbaik dan satu perwakilan siswa dari TNI AD. Sementara wisudawan lainnya mengikuti upacara dari Wisma Adisutjipto di Yogyakarta dengan terhubung melalui jaringan video jarak jauh.
Seluruh wisudawan yang dilantik KSAU akan segera bergabung dengan skadronnya masing-masing yang terdiri dari 34 penerbang pesawat fixed wing dan 10 penerbang rotary wing (helikopter). Khusus untuk penerbang tempur, akan menjalani Kursus Pengenalan Terbang Pesawat Tempur (KPTPT) di Skadron Udara 15 sebelum menjalani masa transisi di skadronnya masing-masing. Peraih trofi siswa terbaik kategori fixed wing diraih oleh Letda Pnb Ravi, S.Tr. (Han) dari Payakumbuh dan kategori rotary wing Letda Pnb Sandro, S.Tr. (Han) dari Pekanbaru.
(nun)
Lihat Juga :