TNI AU Akhirnya Miliki Penerbang Tempur Perempuan
Minggu, 17 Mei 2020 - 23:29 WIB
loading...
Letda Pnb Ajeng Tresna Dwi Wijayanti, penerbang tempur pertama di TNI AU. Foto: Dok Dispenau
A
A
A
JAKARTA - TNI Angkatan Udara (AU) akhirnya memiliki penerbang tempur perempuan. Dia adalah Letda Pnb Ajeng Tresna Dwi Wijayanti, S.Tr. (Han).
Perempuan kelahiran Jakarta 25 September 1995 ini akan dilantik Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna bersama 42 perwira TNI AU termasuk dua perwira wanita dan dua perwira TNI AD pada upacara Wisuda Siswa Sekolah Penerbang (Sekbang) Angkatan ke-97 atau "Wingday" di Auditorium IG. Dewanto, Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (18/5/2020).
Terpilihnya Letda Pnb Ajeng Tresna ini menjadi sejarah bagi TNI khususnya TNI AU. Karena pada Wingday Sekbang-97 inilah untuk pertama kalinya TNI AU akan memiliki seorang penerbang tempur wanita atau fighter yang akan menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia.
Seusai dilantik, perwira lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 2018 ini akan memulai pengabdiannya di Skadron Udara 15 Wing Udara 3 Lanud Iswahjudi Magetan yang mengoperasikan pesawat tempur T50i Golden Eagle.
Dalam wawancara jarak jauh yang dilakukan Kasubdispenum Dispenau dengan Letda Pnb Ajeng pada Minggu (17/5/2020) sore, terungkap bahwa putri pasangan Kolonel Sus Prayitno dan Wiwi Sundari ini memang memiliki tekad yang bulat untuk menjadi fighter karena para instrukturnya memberikan motivasi yang besar setelah melihat kemampuan fisik, psikis, dan bakat terbangnya yang mumpuni.
Perempuan kelahiran Jakarta 25 September 1995 ini akan dilantik Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna bersama 42 perwira TNI AU termasuk dua perwira wanita dan dua perwira TNI AD pada upacara Wisuda Siswa Sekolah Penerbang (Sekbang) Angkatan ke-97 atau "Wingday" di Auditorium IG. Dewanto, Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (18/5/2020).
Terpilihnya Letda Pnb Ajeng Tresna ini menjadi sejarah bagi TNI khususnya TNI AU. Karena pada Wingday Sekbang-97 inilah untuk pertama kalinya TNI AU akan memiliki seorang penerbang tempur wanita atau fighter yang akan menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia.
Seusai dilantik, perwira lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 2018 ini akan memulai pengabdiannya di Skadron Udara 15 Wing Udara 3 Lanud Iswahjudi Magetan yang mengoperasikan pesawat tempur T50i Golden Eagle.
Dalam wawancara jarak jauh yang dilakukan Kasubdispenum Dispenau dengan Letda Pnb Ajeng pada Minggu (17/5/2020) sore, terungkap bahwa putri pasangan Kolonel Sus Prayitno dan Wiwi Sundari ini memang memiliki tekad yang bulat untuk menjadi fighter karena para instrukturnya memberikan motivasi yang besar setelah melihat kemampuan fisik, psikis, dan bakat terbangnya yang mumpuni.
Lihat Juga :