Sempat Hilang Dua Hari, Nelayan Pangandaran Ini Ternyata Kehabisan BBM di Laut
Selasa, 16 Februari 2021 - 16:06 WIB
loading...
Dua nelayan yang sebelumnya sempat hilang berhasil kembali dengan selamat di pantai Pangandaran karena kehabisan BBM. Mereka pun langsung disambut haru. Foto: Istimewa
A
A
A
BANDUNG - Kisah pilu terjadi terhadap dua nelayan Pangandaran , Jawa Barat ( Jabar ). Dua nelayan ini dua hari dinyatakan hilang dan dilakukan operasi SAR terhadap keduanya. Syukurnya, nelayan tersebut kini telah kembali dengan selamat.
Informasi yang dihimpun, kapal hilang kontak pada Senin (15/2/2021) pada pukul 14.00 WIB di perbatasan Perairan Pangandaran dan Cilacap .
Baca juga: Tenggelam di Pantai Congot, Siswa Baitul Nur Huda Banjarnegara Meninggal
Kapal dengan nama Lambung Pabuaran Indah berangkat melaut pada hari yang sama pukul 04.00 WIB. Dua nelayan tersebut adalah Suhaeli (61) warga Desa Pangandaran Timur RT 03 RW 03 dan Dede Suherman (49) warga Dusun Parapat RT 01 RW 08 Desa Pangandaran.
"Saat itu, keduanya memasang alat rawe di sekitar perbatasan perairan Pangandaran dan Cilacap. Namun hingga Pukul 17.00 WIB kapal tersebut tak kunjung kembali, keluarganya mencoba menghubungi namun tidak terhubung,” kata Kepala Basarnas Bandung, Deden Ridwansah.
Baca juga: 3 Buruh Tani Tersambar Petir saat Tanam Semangka, Dua Tewas di Ladang
Kabar hilangnya dua nelayan tersebut telah membuat khawatir banyak pihak. Tim SAR juga diberangkatkan ke lokasi. Pada pukul 10.30 WIB Tim rescue Unit Siaga SAR Pangandaran tiba di Base Camp Potensi SAR Baracuda Pantai Timur Pangandaran untuk berkoordinasi dengan nelayan.
Informasi yang dihimpun, kapal hilang kontak pada Senin (15/2/2021) pada pukul 14.00 WIB di perbatasan Perairan Pangandaran dan Cilacap .
Baca juga: Tenggelam di Pantai Congot, Siswa Baitul Nur Huda Banjarnegara Meninggal
Kapal dengan nama Lambung Pabuaran Indah berangkat melaut pada hari yang sama pukul 04.00 WIB. Dua nelayan tersebut adalah Suhaeli (61) warga Desa Pangandaran Timur RT 03 RW 03 dan Dede Suherman (49) warga Dusun Parapat RT 01 RW 08 Desa Pangandaran.
"Saat itu, keduanya memasang alat rawe di sekitar perbatasan perairan Pangandaran dan Cilacap. Namun hingga Pukul 17.00 WIB kapal tersebut tak kunjung kembali, keluarganya mencoba menghubungi namun tidak terhubung,” kata Kepala Basarnas Bandung, Deden Ridwansah.
Baca juga: 3 Buruh Tani Tersambar Petir saat Tanam Semangka, Dua Tewas di Ladang
Kabar hilangnya dua nelayan tersebut telah membuat khawatir banyak pihak. Tim SAR juga diberangkatkan ke lokasi. Pada pukul 10.30 WIB Tim rescue Unit Siaga SAR Pangandaran tiba di Base Camp Potensi SAR Baracuda Pantai Timur Pangandaran untuk berkoordinasi dengan nelayan.
Lihat Juga :