Marak Penipuan, BPJAMSOSTEK Imbau Peserta Hindari Bujuk Rayu Calo
Selasa, 16 Februari 2021 - 13:08 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Tidar mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai cara untuk mencegah praktik penipuan tersebut, seperti menyampaikan pengumuman melalui media cetak, media online, serta memasang spanduk di kantor cabang berisi imbauan agar peserta menghindari calo.
"Jangan sampai malah peserta justru terbujuk kemudahan yang ditawarkan calo atau jasa sejenisnya yang justru merugikan peserta itu sendiri," tegasnya lagi.
Tidar menyatakan, BPJAMSOSTEK telah berupaya mengakomodasi kebutuhan peserta dalam melakukan pencairan dana JHT dengan mudah dan tetap mengindahkan aturan terkait physical distancing sesuai aturan pemerintah dalam menekan penyebaran COVID-19.
Namun, selalu saja ada pihak-pihak yang memanfaatkan keadaan dengan membuka jasa bantuan atau calo dalam melakukan klaim JHT, salah satunya dengan memanfaatkan layanan protokol Lapak Asik.
"(Padahal) Prosedur yang dibutuhkan melalui mekanisme Lapak Asik Online dan Lapak Asik Onsite sudah sangat memudahkan peserta dengan tetap memperhatikan keamanan data dan dana JHT peserta dari potensi fraud," jelasnya.
Tidar menduga, praktik percaloan ini sering terjadi lantaran banyaknya peserta yang enggan mempelajari prosedur atau malu bertanya kepada pihak BPJAMSOSTEK.
"Jangan sampai malah peserta justru terbujuk kemudahan yang ditawarkan calo atau jasa sejenisnya yang justru merugikan peserta itu sendiri," tegasnya lagi.
Tidar menyatakan, BPJAMSOSTEK telah berupaya mengakomodasi kebutuhan peserta dalam melakukan pencairan dana JHT dengan mudah dan tetap mengindahkan aturan terkait physical distancing sesuai aturan pemerintah dalam menekan penyebaran COVID-19.
Namun, selalu saja ada pihak-pihak yang memanfaatkan keadaan dengan membuka jasa bantuan atau calo dalam melakukan klaim JHT, salah satunya dengan memanfaatkan layanan protokol Lapak Asik.
"(Padahal) Prosedur yang dibutuhkan melalui mekanisme Lapak Asik Online dan Lapak Asik Onsite sudah sangat memudahkan peserta dengan tetap memperhatikan keamanan data dan dana JHT peserta dari potensi fraud," jelasnya.
Tidar menduga, praktik percaloan ini sering terjadi lantaran banyaknya peserta yang enggan mempelajari prosedur atau malu bertanya kepada pihak BPJAMSOSTEK.
Lihat Juga :