Jumlah Penduduk Miskin di Sulsel Bertambah Menjadi 800 Ribu Orang
Selasa, 16 Februari 2021 - 07:55 WIB
loading...
A
A
A
Adapun faktor yang dinilai terkait dengan tingkat kemiskinan diantaranya, pertumbuhan ekonomi yang terkontraksi tahun 2020 lalu, pertumbuhan pengeluaran konsumsi rumah tangga pada produk dometik bruto (PDB) yang juga terkontraksi, serta tingkat pengangguran meningkat.
Selanjutnya, jika dilihat dari disparitas kemiskinan perkotaan dan pedesaan, persentase jumlah penduduk miskin di pedesaan dua digit dan hampir tiga kali lipat dari persentase penduduk miskin di kota. "Persentase kemiskinan di desa cukup tinggi yaitu 12,25 persen, dan di desa 4,92 persen," kata Yos.
Selanjutnya, selama periode Maret hingga September 2020, garis kemiskinan (GK) naik sebesar 3,36 persen, dari Rp350 ribu menjadi Rp362 ribu per kapita per bulan. Peranan komoditi yang menjadi penyumbang terhadap garis kemiskinan adalah komoditi makanan (74,91 persen) dan komoditi bukan makanan (25,09 persen).
Jika dilihat dari jenis komoditi makanan, beras, rokok kretek filter dan bandeng menempati urutan tiga teratas yang memberikan pengaruh besar terhadap garis kemiskinan baik di perkotaan maupun di pedesaan. Sedangkan jenis komoditi bukan makanan, perumahan, bensin, dan pendidikan menempati urutan tiga teratas yang memberikan pengaruh besar terhadap garis kemiskinan.
Baca Juga: Tahun Lalu Pemerintah Sukses Selamatkan Lima Juta Orang Jatuh Miskin
Selanjutnya, jika dilihat dari disparitas kemiskinan perkotaan dan pedesaan, persentase jumlah penduduk miskin di pedesaan dua digit dan hampir tiga kali lipat dari persentase penduduk miskin di kota. "Persentase kemiskinan di desa cukup tinggi yaitu 12,25 persen, dan di desa 4,92 persen," kata Yos.
Selanjutnya, selama periode Maret hingga September 2020, garis kemiskinan (GK) naik sebesar 3,36 persen, dari Rp350 ribu menjadi Rp362 ribu per kapita per bulan. Peranan komoditi yang menjadi penyumbang terhadap garis kemiskinan adalah komoditi makanan (74,91 persen) dan komoditi bukan makanan (25,09 persen).
Jika dilihat dari jenis komoditi makanan, beras, rokok kretek filter dan bandeng menempati urutan tiga teratas yang memberikan pengaruh besar terhadap garis kemiskinan baik di perkotaan maupun di pedesaan. Sedangkan jenis komoditi bukan makanan, perumahan, bensin, dan pendidikan menempati urutan tiga teratas yang memberikan pengaruh besar terhadap garis kemiskinan.
Baca Juga: Tahun Lalu Pemerintah Sukses Selamatkan Lima Juta Orang Jatuh Miskin
(agn)
Lihat Juga :