Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Hari Libur dan Cuti Bersama Dinilai Perlu Dievaluasi
Senin, 15 Februari 2021 - 09:29 WIB
loading...
Menpanrb Tjahjo Kumolo menilai perlu ada perubahan cuti bersama tahun 2021 disesuikan dengan situasi Covid-19. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Libur maupun cuti bersama tahun ini dinilai perlu dievaluasi karena kasus positif Covid-19 yang masih tinggi. Hal itu diutarakan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo .
“Perlu evaluasi lagi keputusan yang sudah ada terkait cuti, libur dan lain-lain selama tahun 2021. Sambil mencermati gelagat perkembangan Covid-19 di wilayah Indonesia. Walaupun memang tingkat kesembuhan pasien Covid-19 meningkat dan program vaksinasi dipacu cepat perencananya oleh Kemenkes,” katanya melalui pesan singkatnya, Senin (15/2/2021).
Dia mengatakan akan segera membahas hal ini dengan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. Menurutnya cuti-cuti yang telah ditetapkan sebelumnya perlu diubah.
“Harus diubah dan segera dikoordinasikan oleh Menko PMK. Termasuk protokol kesehatan diperketat khusus swab-antigen,” ungkapnya.
Baca Juga: Cuti Bersama Dipangkas, Pemerintah Terbitkan SKB Tiga Menteri untuk Kelima Kalinya
“Perlu evaluasi lagi keputusan yang sudah ada terkait cuti, libur dan lain-lain selama tahun 2021. Sambil mencermati gelagat perkembangan Covid-19 di wilayah Indonesia. Walaupun memang tingkat kesembuhan pasien Covid-19 meningkat dan program vaksinasi dipacu cepat perencananya oleh Kemenkes,” katanya melalui pesan singkatnya, Senin (15/2/2021).
Dia mengatakan akan segera membahas hal ini dengan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. Menurutnya cuti-cuti yang telah ditetapkan sebelumnya perlu diubah.
“Harus diubah dan segera dikoordinasikan oleh Menko PMK. Termasuk protokol kesehatan diperketat khusus swab-antigen,” ungkapnya.
Baca Juga: Cuti Bersama Dipangkas, Pemerintah Terbitkan SKB Tiga Menteri untuk Kelima Kalinya
Lihat Juga :