Minahasa Gempar Dilanda Hujan Es Disertai Kilat
Minggu, 14 Februari 2021 - 22:26 WIB
loading...
A
A
A
Koordinator Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Ben Arther Molle ketika di konfirmasi oleh MNC Media Portal Indonesia mengatakan jika dilihat di wilayah Minahasa terjadi cuaca ekstrim yang diakibatkan oleh awan Cumulonimbus.
"Untuk cuaca ekstrim tersebut dapat menyebabkan terjadi hujan es yang diakibatkan oleh kondisi atmosfer yang jenuh dan awan Cumulonimbus yang telah mencapai inti kondensasi membentuk butiran-butiran es (kristal es) dalam awan," kata Ben.
Butiran-butiran es tersebut menurutnya jatuh dan tidak bisa dihalangi oleh atmosfer sehingga sampai kepermukaan Bumi dengan ukuran yang bervariasi.
"Menurut pantauan kami, untuk wilayah Kakas memang terbentuk Awan Cumulonimbus yang sangat signifikan dengan suhu puncak awan yang sangat dingin," katanya.
"Untuk cuaca ekstrim tersebut dapat menyebabkan terjadi hujan es yang diakibatkan oleh kondisi atmosfer yang jenuh dan awan Cumulonimbus yang telah mencapai inti kondensasi membentuk butiran-butiran es (kristal es) dalam awan," kata Ben.
Butiran-butiran es tersebut menurutnya jatuh dan tidak bisa dihalangi oleh atmosfer sehingga sampai kepermukaan Bumi dengan ukuran yang bervariasi.
"Menurut pantauan kami, untuk wilayah Kakas memang terbentuk Awan Cumulonimbus yang sangat signifikan dengan suhu puncak awan yang sangat dingin," katanya.
(shf)
Lihat Juga :