Bendungan Tukul Pacitan Diresmikan, Presiden Jokowi: Bisa Perkuat Ketahanan Pangan
Minggu, 14 Februari 2021 - 21:09 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Tanpa Gejala, Zumi Zola dan Patrialis Akbar Positif COVID-19 di Lapas Sukamiskin
Selain untuk irigasi, keberadaan Bendungan Tukul diharapkan mampu mencukupi kebutuhan air baku dan untuk pembangkit listrik. Bendungan ini memiliki total tampungan sebesar 8,68 juta meter kubik, sehingga dapat meningkatkan aspirasi masyarakat setempat terhadap pembangunan sumber daya air secara berkesinambungan bagi pengembangan ekonomi regional.
Bendungan Tukul, juga dapat mendistribusikan air pada anak Sungai Grindulu, sebagai salah satu solusi penyedia air irigasi bagi 600 hektare lahan sawah , serta penyedia air baku 300 liter/detik. Baca juga: Asyik Bulan Madu dengan Istri Cantik, Residivis Kasus Narkoba Dibekuk Polisi
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan, ada 65 bendungan yang dibangun di Indonesia, sejak beberapa tahun lalu. Tentunya, bendungan tersebut memiliki tujuan mengendalikan banjir, mengairi sawah , dan penyediaan air baku.
"Khusus Bendungan Tukul, memiliki air baku 300 liter/detik. Diharapkan bisa memberikan manfaat untuk warga. Membangun ketahanan pangan . Petani yang biasanya hanya bisa melakukan satu kali tanam padi, dan satu kali tanam palawija dalam satu tahun. Kini bisa dua kali tanam padi, dan satu kali tanam palawija," tuturnya.
Selain untuk irigasi, keberadaan Bendungan Tukul diharapkan mampu mencukupi kebutuhan air baku dan untuk pembangkit listrik. Bendungan ini memiliki total tampungan sebesar 8,68 juta meter kubik, sehingga dapat meningkatkan aspirasi masyarakat setempat terhadap pembangunan sumber daya air secara berkesinambungan bagi pengembangan ekonomi regional.
Bendungan Tukul, juga dapat mendistribusikan air pada anak Sungai Grindulu, sebagai salah satu solusi penyedia air irigasi bagi 600 hektare lahan sawah , serta penyedia air baku 300 liter/detik. Baca juga: Asyik Bulan Madu dengan Istri Cantik, Residivis Kasus Narkoba Dibekuk Polisi
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan, ada 65 bendungan yang dibangun di Indonesia, sejak beberapa tahun lalu. Tentunya, bendungan tersebut memiliki tujuan mengendalikan banjir, mengairi sawah , dan penyediaan air baku.
"Khusus Bendungan Tukul, memiliki air baku 300 liter/detik. Diharapkan bisa memberikan manfaat untuk warga. Membangun ketahanan pangan . Petani yang biasanya hanya bisa melakukan satu kali tanam padi, dan satu kali tanam palawija dalam satu tahun. Kini bisa dua kali tanam padi, dan satu kali tanam palawija," tuturnya.
(eyt)
Lihat Juga :