Perbaikan Jalan Ambles Tol Cipali di Km 122 Penyebab Kemacetan hingga 5 Km

Minggu, 14 Februari 2021 - 21:03 WIB
loading...
Perbaikan Jalan Ambles...
Antrean kendaraan mengular panjang di Tol Cipali akibat penyempitan jalur di KM122. Foto/iNews TV/Yudi Heyawan Juanda
A A A
SUBANG - Kemacetan terjadi di Tol Cipali sepanjang 5 kilometer menyusul penyempitan jalur di KM122.400 B (dari Paliman arah Cikopo), Minggu (14/2/2021) malam. Sumber kemacetan merupakan lokasi perbaikan jalan tol yang ambles beberapa waktu lalu.

Baca juga: Tol Cipali Ambles, PJR Prediksi Bakal Terjadi Lonjakan Kendaraan di Cipularang

Kendaraan yang terjebak macet kemungkinan merupakan warga yang kembali ke Jakarta setelah libur Imlek. Adanya penyempitan jalan atau contra flow di KM122 B seakan tak mampu menampung lonjakan kendaraan pemudik. Sebab, sumber kemacetan akibat adanya perlambatan laju kendaraan begitu melintasi lokasi perbaikan jalan.

Baca juga: Tol Cipali Ambles Sepanjang 30 Meter di KM 122.400, Astra Tol Lakukan Penyelidikan

Anggota Patroli Jalan Raya (PJR) pun terpantau sibuk mengatur lalu lintas agar kemacetan bisa segera terurai. Kendaraan yang mengarah Cikopo atau Jakarta sempat dialihkan melalui jalur arteri melalui Gerbang Tol Cikedung. Pemudik bisa kembali lagi masuk Tol Cipali melalui gerbang tol berikutnya.

Baca juga: Contraflow, Tol Cipali KM 122.400 Arah Jakarta Ambles Sepanjang 30 Meter

"Betul dampak dari volume lalu lintas yang ramai sempat ada pengalihan ke Cikedung," kata pengelola Tol Cipali , Rere melalui grup WhatsApp (WA).

Diperkirakan kemacetan akibat arus balik libur Imlek ini akan terjadi hingga Senin (15/2/2021) pagi. Pengendara pun diimbau untuk menggunakan jalur pantura.

Sementara itu, di Gerbang Tol Cikopo Palimanan, Cirebon, kendaraan terpantau padat merayap. Iring-iringan kendaraan dari arah Jawa Tengah teus memadati Tol Cipali . Sehingga pengelola gardu tol harus membuka sembilan dari lima gardu masuk.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Macet Parah, Pengendara...
Macet Parah, Pengendara Diminta Hindari Exit Tol Sentul Selatan
Perbaikan Jalan Ambles...
Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung Bikin Macet, Kasudin SDA Jaksel Minta Maaf
Jalan Ambles Ditangani,...
Jalan Ambles Ditangani, Lalu Lintas Lenteng Agung Mulai Terurai
Macet Horor 5 Km Akibat...
Macet Horor 5 Km Akibat Jalan Raya Lenteng Agung Ambles
Pemkab Bogor Ajak Warga...
Pemkab Bogor Ajak Warga Dukung Pembangunan Puncak 2 untuk Atasi Kemacetan
Tol Cipali Lancar pada...
Tol Cipali Lancar pada H+8 Lebaran, Rest Area Mulai Lengang
Jalur Ketapang-Gilimanuk...
Jalur Ketapang-Gilimanuk Lumpuh, Legislator Kritik Tajam Manajemen Logistik Nasional
DPR Dorong Pemerintah...
DPR Dorong Pemerintah Bangun Akses Laut Baru Urai Kemacetan ke Bali
Kurang Saldo E-Toll...
Kurang Saldo E-Toll Bikin Macet Gerbang Tol, Teknologi MLFF Dinilai Bisa Jadi Solusi
Rekomendasi
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved