BKSDA Lepaskan Burung yang Terperangkap Jaring di Pangkalpinang

Sabtu, 13 Februari 2021 - 19:53 WIB
loading...
BKSDA Lepaskan Burung...
Perangkap jaring di perempatan lampu merah, diturunkan oleh tim gabungan. (Foto : iNews.id/ Haryanto)
A A A
PANGKALPINANG - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatra Selatan bersama Animal Lovers Bangka Island (Alobi) Foundation, melepas perangkap jaring yang dipasang oknum manusia tak beradab untuk menjebak burung dan membiarkannya mati perlahan di bawah terik sinar matahari.

Melibatkan pihak Satpol PP Provinsi Bangka Belitung dan Damkar, tim berhasil menurunkan jaring yang dipasang membentang jalan di perempatan lampu merah, dekat Masjid Jamik Pangkalpinang, Sabtu (13/2/2021). Baca juga: Miris! Belasan Burung Dibiarkan Terjerat dan Mati Tergantung di Tengah Jalan

Sebanyak 20 ekor burung yang terjerat jaring didapati dalam keadaan mati dan tujuh diantaranya masih hidup. "Untuk sementara ini ada 20 ekor yang mati. Kalau ini dibiarkan akan banyak mati, karena burung di sini ada banyak ribuan bahkan," kata Kepala Resort Konservasi Wilayah Bangka, Septian Wiguna.

Pihaknya menyangkan aksi yang menyebabkan banyak burung mati tersebut. Septian menduga, ada pihak yang merasa terganggu dengan kotoran burung yang berceceran di jalan, mengingat ada ribuan burung jenis layang-layang tidur saat malam hari, di lokasi tempat jaring dipasang. "Sepertinya ini jaring dipasang belum sampai satu minggu," ujarnya. Baca juga: Astaga, Yamin Digugat Rp60 Juta Gara-Gara Burung Tetangga Mati Kena Asap Sampah

Tujuh ekor burung yang berhasil diselamatkan, kemudian dilepaskan di lokasi tersebut. Sementara pelaku hingga kini belum terungkap identitasnya. Alobi Foundation yang mengecam keras aksi itu, meminta pihak berwajib mengambil tindakan.

"Semoga ini tidak terjadi lagi, karena bisa kita bilang ini cara membunuh yang sangat sadis. Karena burung dibairkan terkena perangkap jaring dan dibairkan mati dibawan terik matahari di Pangkalpinang beberapa hari ini," kata Ketua Alobi Foundation, Langka Sani.

Ia menuturkan, pihak berwajib dapat membuka CCTV yang terpasang di perempatan lampu merah tersebut, untuk membongkar si pelaku. "Mereka (burung) ini sudah lama ada disini. Mereka bertengger di tali listrik untuk tidur di malam hari. Kami berharap pihak berwajib dapat melanjutkan kasus ini. Siapa yang memasang dan apa motifnya," ucapnya. Baca juga: Wanita Seksi Asal Lampung Ditangkap di Pangkalpinang Saat Membawa 28 Kg Ganja

Sebelumnya, video dan foto burung-burung yang dijebak dengan jaring dan dibiarkan mati di bawah sinar terik matahari, viral di media sosial. Lokasinya tepat di perempatan lampu merah dekat Masjid Jamik Pangkalpinang, Bangka Belitung (Babel). Banyak pihak yang mengecam aksi keji itu, namun hingga kini belum ada tindakan kongkrit dari Pemkot Pangkalpinang untuk persoalan tersebut.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
Bea Cukai Pangkalpinang...
Bea Cukai Pangkalpinang Kawal Pengiriman Produk Bangka Belitung ke Australia
Gawat! Macan Tutul Masuk...
Gawat! Macan Tutul Masuk Hotel di Sukasari Bandung
Pemerintah Siapkan Pangkal...
Pemerintah Siapkan Pangkal Pinang Jadi Tempat Penampungan Warga Gaza
Terjebak Perangkap di...
Terjebak Perangkap di Agam, Harimau Sumatera Dievakuasi ke Bukittinggi
DPRD Babel Segera Bahas...
DPRD Babel Segera Bahas Kerugian Lingkungan Kasus Timah di Bamus 
Burung Merpati Punya...
Burung Merpati Punya GPS Canggih Alamiah Melebihi Teknologi Buatan Manusia
Terungkap Kebiasaan...
Terungkap Kebiasaan Burung Galapagos Melakukan Perjalanan Sejauh 3.000 Mil
Kisah Burung Ababil...
Kisah Burung Ababil dalam Al Qur'an : si Gagah Pembawa Kerikil dari Neraka
Rekomendasi
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved