Petugas Kebersihan di RS Pangkep Terinfeksi COVID-19
Minggu, 17 Mei 2020 - 15:06 WIB
loading...
Kasus Virus Corona di Pangkep bertrambah. Bahkan menginfeksi petugas kebersihan RS. Foto: Ilustrasi
A
A
A
PANGKEP - Kasus positif COVID-19 kabupaten Pangkep kembali bertambah. Saat ini, jumlahnya sudah 18 kasus yang dinyatakan positif dengan satu kasus meninggal dan tiga orang dinyatakan sembuh serta selebihnya dalam perawatan disejumlah RS.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COViD-19 kabupaten Pangkep, dr Annas Ahmad menyampaikan, penambahan dua kasus ini adalah petugas kebersihan rumah sakit Batara Siang dan seorang perempuan (76 tahun) warga Desa Parenreng, Kecamatan Segeri.
"Dia petugas khusus di ruang COVID-19 , ia juga masuk dalam tim COVID-19 , jadi mengikuti program karantina di rumah sakit seperti petugas yang lain," katanya, Minggu (17/5/20).
Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Pangkep Naik Status Jadi Tanggap Darurat
Saat ini, petugas kebersihan itu telah menjalani isolasi di RSUD Batara Siang sejak tujuh hari lalu.
Annas mengatakan, tenaga kebersihan RS itu pasien ke-17 tersebut adalah warga kelurahan Tumampua, kecamatan Pangkajene yang sudah dua bulan tidak pulang ke rumah dan melakukan kontak dengan keluarga. Karena menjalani karantina.
Sementara perempuan pasien ke-18 tersebut dinyatakan positif setelah pemeriksaan swab tenggorokan.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COViD-19 kabupaten Pangkep, dr Annas Ahmad menyampaikan, penambahan dua kasus ini adalah petugas kebersihan rumah sakit Batara Siang dan seorang perempuan (76 tahun) warga Desa Parenreng, Kecamatan Segeri.
"Dia petugas khusus di ruang COVID-19 , ia juga masuk dalam tim COVID-19 , jadi mengikuti program karantina di rumah sakit seperti petugas yang lain," katanya, Minggu (17/5/20).
Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Pangkep Naik Status Jadi Tanggap Darurat
Saat ini, petugas kebersihan itu telah menjalani isolasi di RSUD Batara Siang sejak tujuh hari lalu.
Annas mengatakan, tenaga kebersihan RS itu pasien ke-17 tersebut adalah warga kelurahan Tumampua, kecamatan Pangkajene yang sudah dua bulan tidak pulang ke rumah dan melakukan kontak dengan keluarga. Karena menjalani karantina.
Sementara perempuan pasien ke-18 tersebut dinyatakan positif setelah pemeriksaan swab tenggorokan.
Lihat Juga :