Polisi Penembak Istri dan Anggota TNI di Jeneponto Terancam Dipecat
Minggu, 17 Mei 2020 - 14:08 WIB
loading...
A
A
A
Apalagi, kata Guntur, sejak menikah hingga dikaruniai empat anak, kondisi rumah tangga HR dan istrinya harmonis.
"Ia sepupu dua kali dan atas pengakuan Istrinya bahwa dulu sebelum nikah pernah ada hubungan khusus. Kalau kata suaminya tidak pernah ada masalah rumah tangga," jelasnya.
Kepala Penerangan Kodam XIV Hasanuddin, Kolonel Inf Maskun Nafik menyebut kondisi Serda HD (46) yang menjadi korban penembakan oleh oknum polisi berpangkat Bripka berinisial HR (47) sudah membaik, setelah dirawat di RS Pelamonia, Kota Makassar.
"Kondisinya saat ini, dalam perawatan, kemarin sudah melaksanakan operasi. Boleh dikatakan sudah sadar tapi masih pemulihan intensif. Menurut dokter sudah melewati masa krisis, saya semalam sudah liat, bisa bicara," kata Maskun saat menggelar konferensi pers di salah satu warkop di Kota Makassar, Sabtu (16/5/2020).
Kendati demikian, lanjut Maskun, Babinsa TNI dari Kodim 1425/Jeneponto tersebut masih harus menjalani perawatan intensif, setelah mengalami dua luka tembak di bagian paha dan dadanya.
"Tapi kondisinya harus dijaga jangan sampai. Makanya fokusnya ke kesehatan dulu sampai anggota kita ini sembuh," paparnya.
"Ia sepupu dua kali dan atas pengakuan Istrinya bahwa dulu sebelum nikah pernah ada hubungan khusus. Kalau kata suaminya tidak pernah ada masalah rumah tangga," jelasnya.
Kepala Penerangan Kodam XIV Hasanuddin, Kolonel Inf Maskun Nafik menyebut kondisi Serda HD (46) yang menjadi korban penembakan oleh oknum polisi berpangkat Bripka berinisial HR (47) sudah membaik, setelah dirawat di RS Pelamonia, Kota Makassar.
"Kondisinya saat ini, dalam perawatan, kemarin sudah melaksanakan operasi. Boleh dikatakan sudah sadar tapi masih pemulihan intensif. Menurut dokter sudah melewati masa krisis, saya semalam sudah liat, bisa bicara," kata Maskun saat menggelar konferensi pers di salah satu warkop di Kota Makassar, Sabtu (16/5/2020).
Kendati demikian, lanjut Maskun, Babinsa TNI dari Kodim 1425/Jeneponto tersebut masih harus menjalani perawatan intensif, setelah mengalami dua luka tembak di bagian paha dan dadanya.
"Tapi kondisinya harus dijaga jangan sampai. Makanya fokusnya ke kesehatan dulu sampai anggota kita ini sembuh," paparnya.
(agn)
Lihat Juga :