Bio Farma Target 13 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Segera Tersedia

Selasa, 09 Februari 2021 - 20:50 WIB
loading...
Bio Farma Target 13...
Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) menggelar diskusi bertema Vaksinasi Kian Meniti, Indonesia Bebas Pandemi, Selasa (9/2).
A A A
JAKARTA - PT Bio Farma (Persero) memastikan sebanyak 13 juta dosis vaksin Covid-19 segera tersedia. Toh, bahan baku vaksin dari produsen China, Sinovac telah tiba dan saat ini sudah diproses.

Diketahui, sebanyak 10 juta vaksin dalam bentuk bahan baku telah datang ke Indonesia pada Selasa (2/2). Kedatangan ini adalah tahap keempat, melengkapi tiga tahap sebelumnya yakni Desember 2021 saat pertama kali Indonesia mendatangkan 1,2 juta vaksin jadi Covid-19. Disusul di bulan yang sama sebanyak 1,8 juta dosis vaksin jadi dan pada Januari 2021 sebanyak 15 juta vaksin dalam bentuk bahan baku.

Upaya ini dilakukan demi mengamankan ketersediaan vaksin melalui kerjasama bilateral, bagi 181 juta rakyat Indonesia guna membentuk 70% herd immunity.

Bio Farma diketahui juga sudah memproduksi bahan baku vaksin Sinovac tahap ketiga tersebut sejak 14 Januari 2021. Kemajuan proses produksi ini menjadi penambah optimisme bagi program vaksinasi yang terus berjalan hingga kini.

Baca Juga: Sudah 28.173 Tenaga Kesehatan di Sulsel Disuntik Vaksin Covid-19

Juru Bicara Vaksinasi Bio Farma , Bambang Heriyanto, menyampaikan sebanyak 13 juta dosis vaksin virus korona segera dirampungkan dan tersedia untuk masyarakat.

"Mudah-mudahan bisa selesai secepatnya sebanyak 13 batch, dan 1 batch berisi 950 ribu dosis, jadi sekitar 13 juta dosis yang sudah kami siapkan dalam waktu dekat ini. Nantinya 13 batch ini akan kembali diuji mutu oleh Bio Farma dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) terlebih dahulu agar memenuhi syarat," kata Bambang, dalam Dialog Produktif bertema 'Vaksinasi Kian Meniti, Indonesia Bebas Pandemi', Selasa (9/2).

Ia melanjutkan bahan baku vaksin Sinovac yang datang pada tahap keempat sebanyak 10 juta tentu diproduksi setelah bahan baku 15 juta selesai diproduksi. Bio Farma menargetkan produksi tahap keempat baru selesai pada pertengahan Maret 2021.

Adapun untuk pendistribusian seluruh vaksin Covid-19 , Bio Farma telah menyiapkan track and trace system. Melalui sistem itu, pihaknya bisa melakukan pelacakan sehingga kualitas vaksin terjamin mutunya sampai ke penerima.

Baca Juga: Nurdin Abdullah Sebut Vaksinasi COVID-19 di Makassar Berjalan Lancar

" Bio Farma menyediakan satu sistem seperti barcode baik di vial maupun dusnya, sehingga dapat melacak keberadaan vaksin maupun mutunya secara digital," papar dia.

Bambang menambahkan keberadaan vaksin bukan satu-satunya alat untuk mengatasi pandemi Covid-19. Penyebaran wabah virus korona dapat dilakukan degan berbagai macam cara, salah satunya dengan senantiasa menerapkan protokol kesehatan.

"Jangan sampai vaksin ini membuat kita merasa bebas tanpa menjaga protokol kesehatan dan pola hidup bersih. Bio Farma mengharapkan kemandirian memproduksi vaksin merah putih, mudah-mudahan Bio Farma dengan kemampuannya saat ini bisa mensinergikan lembaga riset dan perguruan tinggi, sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri tapi juga ekspor ke luar negeri,” pungkasnya.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cerita Nuraini, Bahagia...
Cerita Nuraini, Bahagia Bisa Mudik Tanpa Panas dan Kehujanan
Dukung Keterbukaan Informasi...
Dukung Keterbukaan Informasi Publik, Polresta Sidoarjo Terima Penghargaan iNews
Pastikan Warga Manado...
Pastikan Warga Manado Tervaksin, Kapolda Sulut Sidak Vaksinasi di Mal
Kabareskrim dan Kapolda...
Kabareskrim dan Kapolda Jatim Pantau Langsung Percepatan Vaksinasi di Pamekasan
MNC Peduli Dukung Pelaksanaan...
MNC Peduli Dukung Pelaksanaan Vaksinasi di Puskesmas Sitopeng Cirebon
Keren, Peserta Vaksinasi...
Keren, Peserta Vaksinasi Dapat Hadiah Motor dan Laptop dari Kapolda Riau
Bio Farma Raih Primaniyarta...
Bio Farma Raih Primaniyarta Lifetime Achievement, Wujud Kontribusi bagi Kesehatan Dunia
Radiofarmaka Pertama...
Radiofarmaka Pertama Buatan Dalam Negeri Resmi Didistribusikan
BPOM Terbitkan Izin...
BPOM Terbitkan Izin Edar Obat Deteksi Dini Kanker yang Dikembangkan Bio Farma
Rekomendasi
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Makin Ketat, Ini Kriteria yang Dicari Para Juri
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved