Bikin Pening, Air PDAM Denpasar Tak Mengalir 4 Hari, Ini Curhatan Pelanggan
Selasa, 09 Februari 2021 - 14:10 WIB
loading...
A
A
A
Lain lagi cerita I Gusti Ngurah Pratama. Dia setiap hari harus membeli 20 galon air isi ulang akibat matinya air PDAM. "Satu galon air isi ulang Rp5000. Tinggal dikalikan saja," ungkapnya.
Pratama menilai kinerja PDAM Denpasar sangat buruk karena tidak pernah punya terobosan dalam memberikan layanan air bersih. "Denpasar ini kota internasional. Tapi setiap hujan air mati," ketusnya.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Ida Bagus Gede Arsana yang dikonfirmasi mengatakan, matinya layanan air bersih di Denpasar disebabkan instalasi pengolahan air di Belusung mengalami stop produksi sejak 6 Februari 2021.
Hal itu disebabkan hujan deras di hulu di Sungai Ayung di Belusung yang menyebabkan air baku keruh karena bercampur lumpur, pasir, dan material sampah. "Sehingga air baku sungai Ayung Belusung tidak dapat diolah atau diproduksi," katanya.
Pratama menilai kinerja PDAM Denpasar sangat buruk karena tidak pernah punya terobosan dalam memberikan layanan air bersih. "Denpasar ini kota internasional. Tapi setiap hujan air mati," ketusnya.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Ida Bagus Gede Arsana yang dikonfirmasi mengatakan, matinya layanan air bersih di Denpasar disebabkan instalasi pengolahan air di Belusung mengalami stop produksi sejak 6 Februari 2021.
Hal itu disebabkan hujan deras di hulu di Sungai Ayung di Belusung yang menyebabkan air baku keruh karena bercampur lumpur, pasir, dan material sampah. "Sehingga air baku sungai Ayung Belusung tidak dapat diolah atau diproduksi," katanya.
(shf)
Lihat Juga :