Kejahatan Skimming ATM, Ini 8 Cara Menghindarinya

Minggu, 17 Mei 2020 - 12:01 WIB
loading...
Kejahatan Skimming ATM,...
Ilustrasi/dok
A A A
JAKARTA - Kejahatan pembobolan ATM menggunakan metode skimming kembali meresahkan masyarakat. Modus kejahatan ini semakin marak saat masyarakat banyak menggunakan ATM, seperti menjelang Hari Raya seperti sekarang ini.

Perancang Keuangan Eko Endarto menjelaskan, skimming adalah tindakan pencurian informasi kartu ATM. Caranya dengan mengkloning informasi pada strip magnetik (garis lebar hitam) di belakang kartu ATM nasabah secara ilegal.

"Skimming ATM adalah aksi kejahatan dengan modus mencuri identitas nasabah dan menduplikasikan kartu debit untuk kemudian menguras seluruh saldo korbannya," kata Eko saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Minggu (17/5/2020). (Baca Juga: 522 Napi Lapas Lubuklinggau Diusulkan dapat Remisi Idul Fitri)

Untuk menghindari agar tak menjadi korban modus kejahatan tersebut, berikut tips yang perlu dicermati:

1. Waspada ATM di Lokasi Sepi
Pelaku kejahatan skimming rata-rata melancarkan aksinya di berbagai gerai ATM secara acak. Waspadai lokasi ATM yang jauh dari jangkauan keramaian dan tak dilengkapi dengan lampu penerangan.

Selain itu, sebelum memasukkan kartu sebaiknya dicek juga kondisi ATM. Jika dalam satu kali memasukkan kartu namun terasa bermasalah, sebaiknya urungkan niat bertransaksi di ATM tersebut.

2. Lakukan Penggantian PIN Secara Berkala
Jangan gunakan PIN yang itu-itu saja dalam jangka waktu yang lama. Sebaiknya ganti secara berkala nomor PIN kartu ATM agar terhindar dari skimming.

"Pada saat hendak bertansaksi di ATM, pastikan kerahasiaan PIN terjamin. Tutup tangan saat sedang memencet tombol di ATM ketika memasukkan PIN," beber Eko.

3. Pantau Saldo Secara Rutin
Usai bertransaksi di ATM, pastikan selalu mengecek saldo terakhir. Jangan mengabaikan sisa saldo di rekening. Salah satu faktor keteledoran banyak orang adalah selalu mengabaikan sisa saldo terakhir di rekeningnya.

4. Jangan Sering-sering ke ATM
Minimalkan kunjungan ke ATM, apalagi di tempat itu-itu saja. Jika terlalu sering mengakses rekening via ATM, rekam transaksi akan mudah tercatat dan terlacak.

5. Ubah Kartu Debit dari Teknologi Pita Magnetik ke Chip
Upaya yang paling efektif untuk mencegah terjadinya skimming adalah mengganti kartu debit dari teknologi pita magnetik ke kartu yang dilengkapi chip. Sebab, data nasabah yang bisa diambil oleh pelaku kejahatan adalah yang tersimpan di kartu yang dilengkapi pita magnetik.

6. Pastikan Keaslian Card Reader
Jangan tertipu oleh trik licik ini. Card reader paslu ini dapat berkamuflase menyerupai card reader asli di mesin ATM pada umumnya.

Jika merasa card reader-nya terlalu besar (tidak proporsional/longgar) atau ada goresan, plester, dan kerusakan pada ATM, sebaiknya urungkan niatmu untuk bertransaksi di ATM tersebut.

7. Waspada Jika Keypad Longgar
Selain memeriksa card reader, cobalah juga memperhatikan kondisi keypad. Sebab, ada kemungkinan terjadi penggantian keypad pada mesin ATM untuk membaca pin kartu debitmu.

"Caranya dengan memeriksa keypad pada ATM. Jika keypad terasa seperti akan copot atau terasa lebih empuk dari biasanya, bisa jadi ada bantalan di bawah keypad yang merupakan alat pembaca," katanya.

8. Hati-Hati pada Orang Asing
Waspada terhadap orang asing, terlebih di tempat yang tidak kenal. Salah satu trik skimming ATM yang juga perlu diwaspadai adalah dengan menggunakan alat penahan yang membuat kartu ATM-mu tertahan. "Ketika kamu bingung, pelaku kejahatan biasanya akan berpura-pura untuk menolong dan menyuruhmu memasukkan PIN berkali-kali," jelasnya.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
Pelaku Penganiayaan...
Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Wanita di Bekasi Ditangkap
Pria Tewas dengan Luka...
Pria Tewas dengan Luka Tembak di Hotel Mewah Sempat Kirim WA Permintaan Maaf ke Istri
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
Kasus Penggelapan Dana...
Kasus Penggelapan Dana Perusahaan, Sadiah Amir Sussy Ditahan
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Rekomendasi
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
10 Klub Sepak Bola Inggris...
10 Klub Sepak Bola Inggris dengan Suporter Paling Problematik
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Berita Terkini
BMKG Pantau Siklon Tropis...
BMKG Pantau Siklon Tropis NOUL, Waspada Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved