Rawan Longsor, Rekahan Tanah di Rembang Sementara Ditutup Terpal

Senin, 08 Februari 2021 - 16:12 WIB
loading...
Rawan Longsor, Rekahan...
Petugas BPBD Kabupaten Rembang mengecek fenomena tanah gerak di Dusun Kedunglowo, Desa Landoh, Kecamatan Sulang, Senin (8/2/2021). Foto/iNews.id/Musyafa Musa
A A A
REMBANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang mengecek lokasi rekahan tanah di Dusun Kedunglowo, Desa Landoh, Kecamatan Sulang, Senin (8/2/2021).

Baca juga: Purwakarta Gempar, Tanah Bergerak Lagi Rusak Rumah dan Jalan

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD, Pramujo menjelaskan, rekahan tanah dipicu oleh intensitas curah hujan tinggi. Lantaran saat ini kondisinya masih rawan longsor, maka masyarakat yang tinggal di pinggir bantaran sungai diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Terutama saat debet air sungai meningkat.

Baca juga: Tanah Bergerak Picu Kecemasan, Puluhan Rumah Warga di Tasikmalaya Rusak

“Kami cek tadi bersama perangkat Desa Landoh. Memang benar terjadi keretakan tanah yang mengancam 2 rumah warga. Makanya kami mohon warga siap siaga, apabila curah hujan tinggi," ungkapnya.

Pramujo menambahkan pihaknya juga menyalurkan bantuan kebutuhan makan berupa sembako, untuk kerja bakti menutup keretakan tanah dengan terpal, sekaligus menata saluran air. "Jadi sementara tanah yang merekah itu ditutup dulu pakai terpal, supaya tidak semakin banyak air hujan yang masuk ke dalam, biar nggak mudah longsor," imbuh Pramujo.

Untuk penanganan pembangunan bronjong atau semacam tanggul penahan di pinggir sungai, menurutnya saat ini belum memungkinkan, karena perlu perencanaan matang dan anggaran besar.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
Gerakan Solidaritas...
Gerakan Solidaritas BEM UI untuk Bencana Aceh
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara, Begini Analisa BMKG
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku, BMKG: Waspada Gempa Susulan
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Aliansi Kebangsaan Serukan...
Aliansi Kebangsaan Serukan Indonesia Berdamai dengan Alam Hadapi Krisis Iklim
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Rekomendasi
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pakar: Bukan Berarti Perkara Selesai
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Berita Terkini
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved