Memilukan, 4 Nelayan Deliserdang Ditangkap Kapal Patroli Malaysia

Minggu, 07 Februari 2021 - 22:49 WIB
loading...
Memilukan, 4 Nelayan...
Empat nelayan asal Deliserdang, Sumatera Utara, ditangkap petugas Kapal Patroli Malaysia. Foto/Ist.
A A A
MEDAN - Memilukan, empat nelayan pancing rawe Indonesia, yang berasal dari Desa Paluh Sibaji, Deliserdang, Sumatera Utara, ditangkap kapal Patroli Malaysia , Sabtu (6/2/2021).

Baca juga: Alat Tangkap Ikan Masih Tradisional, Nelayan Kangean Terancam Pendatang

Keempat nelayan bernasib apes ini, ditangkap Agenci Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) saat mencari ikan. Mereka dituduh melewati perbatasan perairan Indonesia.

Adapun keempat nelayan pukat rawe yang ditangkap tersebut di antaranya, Nurhuda (32) selaku tekong kapal ikan, Mujiono (40), Idris (38), dan Yudi Yustira (21) yang keempatnya penduduk Desa Paluh Sibaji, Deliserdang, Sumatera Utara.



Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sumatera Utara, Zulfahri Siagian membenarkan adanya penangkapan tersebut. Informasi yang diterimanya, keempat nelayan tersebut ditangkap KM. TUGAU 1740 LT Aset APMM Perak Malaysia, karena menangkap ikan sudah berada di perairan Malaysia .

Baca juga: Janda Dibacok Kekasihnya Saat Bersetubuh dengan Pria Lain, Ditemukan Dalam Kondisi Telanjang

Setelah mendapat informasi tersebut, Zulfahri berkomunikasi dengan pemilik kapal Hasan Basri (52), dan yang bersangkutan membenarkan informasi tersebut. Kapal ikan dengan alat tangkap pancing rawe 5 GT berangkat dari Pantai Labu Desa Paluh Sibaji, pada Kamis (4/2/2021).

Kapal ikan tersebut diperiksa APMM Malaysia , dan dinyatakan telah melanggar wilayah perairan Malaysia , sehingga kapal ikan tanpa nama dan keempat nelayan tersebut di bawa ke Malaysia, untuk dilakukan pemeriksaan.

Baca juga: 11 Tahun Jalani Hubungan Seks Sejenis, Faruk Ditangkap Karena Gelapkan Mobil Suaminya

Zulfahri mengatakan, pemilik kapal ikan tersebut mengaku kepadanya sudah mengingatkan tekong untuk tidak menangkap ikan di wilayah perairan Malaysia , namun tekong kapal ikan yang baru kali ini membawa kapal ikan tersebut, munkin kurang mengerti sehingga masuk wilayah Malaysia .

Dia menyebut, penangkapan nelayan ini sebagai upaya balas dendam dari Kapal Patroli Malaysia, setelah sebelumnya ada kapal ikan Malaysia, yang ditangkap kapal patroli Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Kamis (4/2/2021).

Baca juga: Sidoarjo Gempar, Janda Dibacok Kekasihnya Saat Berhubungan Seks dengan Pria Lain

"Kami ingin minta klarifikasi kepada Konjen Malaysia , yang ada di Medan, karena kejadian seperti ini sudah sering terjadi. Jika petugas Kapal Patroli KKP menangkap kapal ikan Malaysia, mereka juga ganti menangkap kapal ikan kita," ungkap Zulfahri.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
BMKG Ingatkan Potensi...
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi hingga 13 Mei 2026
Ingin Nelayan Sejahtera,...
Ingin Nelayan Sejahtera, Prabowo: Bukan Kapal Asing yang Ambil Ikan di Laut Kita
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
KJRI Penang: Konektivitas...
KJRI Penang: Konektivitas BNCT Perkuat Rantai Pasok bagi Negara-negara Asean dan Asia
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Rekomendasi
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Berita Terkini
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved