TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Minggu, 17 Mei 2020 - 08:27 WIB
loading...
A
A
A
"Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan serta upaya untuk memutus rantai penularan COVID-19," tegasnya .(BACA JUGA: Pasca Terbakarnya Kapal Jag Leela, 7 Jenazah Diidentifikasi di RS Bhayangkara)
Sementara itu, Lanal Tanjung Balai Asahan juga mengatakan pada masa pandemi COVID-19 atau tepatnya mulai pada akhir Februari lalu sedikitnya telah mengamankan lebih dari 700-an TKI Ilegal, tepatnya 713 Orang dari 15 kasus pengamanan TKI Ilegal, termasuk kemarin yang diamankan oleh KRI Siwar-646 dan ditangani lanjutan oleh Lanal TBA.
"Kehadiran Patroli yang dilakukan oleh TNI AL Khususnya Jajaran Koarmada I, Lantamal dan Lanal diharapkan bisa mengamankan para TKI Ilegal untuk tidak masuk langsung tanpa melewati prosedur tetap apalagi selama masa Pandemi Covid-19 ini," tandasnya.
Dari pendataan yang dilakukan Lanal TBA, diketahui 124 Orang TKI Ilegal yang diamankan di Lanal Tanjung Balai Asahan berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara, Aceh, Riau, Jambi dan Nusa Tenggara Barat. Selanjutnya mereka diserahkan ke Satgas COVID-19 Kota Tanjung Balai untuk dilakukan proses lanjutan dan karantina pada Jumat (14/5/2020) siang.
Sementara itu, Lanal Tanjung Balai Asahan juga mengatakan pada masa pandemi COVID-19 atau tepatnya mulai pada akhir Februari lalu sedikitnya telah mengamankan lebih dari 700-an TKI Ilegal, tepatnya 713 Orang dari 15 kasus pengamanan TKI Ilegal, termasuk kemarin yang diamankan oleh KRI Siwar-646 dan ditangani lanjutan oleh Lanal TBA.
"Kehadiran Patroli yang dilakukan oleh TNI AL Khususnya Jajaran Koarmada I, Lantamal dan Lanal diharapkan bisa mengamankan para TKI Ilegal untuk tidak masuk langsung tanpa melewati prosedur tetap apalagi selama masa Pandemi Covid-19 ini," tandasnya.
Dari pendataan yang dilakukan Lanal TBA, diketahui 124 Orang TKI Ilegal yang diamankan di Lanal Tanjung Balai Asahan berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara, Aceh, Riau, Jambi dan Nusa Tenggara Barat. Selanjutnya mereka diserahkan ke Satgas COVID-19 Kota Tanjung Balai untuk dilakukan proses lanjutan dan karantina pada Jumat (14/5/2020) siang.
(vit)
Lihat Juga :