Bantu Susun Agenda Kerja, DPRD Seruyan Bentuk Tenaga Pakar
Jum'at, 05 Februari 2021 - 15:22 WIB
loading...
Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo saat berkoordinasi dengan para tenaga pakar yang ada di kantor DPRD setempat. Foto/MPI/Sigit Dzakwan
A
A
A
KUALA PEMBUANG - Dalam rangka untuk membantu menyusun agenda kerja, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan , Kalteng membentuk tenaga pakar yang berjumlah empat orang.
Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo mengatakan, adapun empat orang tenaga pakar tersebut yakni terdiri dari tenaga pakar unsur pimpinan dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) yang dijabat oleh Totok Sugiharto.
Kemudian, Badan Anggaran (Banggar) serta Komisi II yang dijabat oleh mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Seruyan Haryono, Komisi I dan Badan Kehormatan (BK) yakni Fahrul Rozi serta tenaga pakar di Komisi III dan Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Seruyan yang dijabat oleh mantan Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Seruyan Markus.
Dirinya menjelaskan, sistem perekrutan tenaga pakar tersebut yakni pertama-tama melalui pengumuman dan seleksi yang mana fit dan proper testnya difasilitasi langsung oleh lembaga tersebut.
"Mereka yang terpilih merupakan orang-orang yang memang berlatar belakang teknis dan penempatannya juga disesuaikan dengan basic masing-masing, seperti Pak Totok misalnya, siapa yang tidak kenal dengan beliau yang sudah menjadi anggota dewan selama bertahun-tahun," kata Zuli, Jumat (5/2/2021).
Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo mengatakan, adapun empat orang tenaga pakar tersebut yakni terdiri dari tenaga pakar unsur pimpinan dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) yang dijabat oleh Totok Sugiharto.
Kemudian, Badan Anggaran (Banggar) serta Komisi II yang dijabat oleh mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Seruyan Haryono, Komisi I dan Badan Kehormatan (BK) yakni Fahrul Rozi serta tenaga pakar di Komisi III dan Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Seruyan yang dijabat oleh mantan Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Seruyan Markus.
Dirinya menjelaskan, sistem perekrutan tenaga pakar tersebut yakni pertama-tama melalui pengumuman dan seleksi yang mana fit dan proper testnya difasilitasi langsung oleh lembaga tersebut.
"Mereka yang terpilih merupakan orang-orang yang memang berlatar belakang teknis dan penempatannya juga disesuaikan dengan basic masing-masing, seperti Pak Totok misalnya, siapa yang tidak kenal dengan beliau yang sudah menjadi anggota dewan selama bertahun-tahun," kata Zuli, Jumat (5/2/2021).
Lihat Juga :