87 Persen Pelaku UMKM di Jawa Timur Terdampak Pandemi COVID-19
Jum'at, 05 Februari 2021 - 14:02 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, industri alas kaki, tekstil dan sektor pertanian masih berpotensi untuk terus bertumbuh dan menjadi motor perekonomian di Jatim. Selain dukungan penerapan protokol kesehatan yang baik, sektor usaha ini juga perlu mendapatkan dukungan pengembangan. Khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan UMKM. “Data BPS (Badan Pusat Statistik) mencatatkan sebanyak 414.000 UMKM tumbuh di Jawa Timur setiap tahunnya,” tandas Difi.
Baca juga: Tanaman Padi Terendam Banjir Sungai Avur, Petani di Tuban Panen Dini
Dia menyatakan, akses pembiayaan UMKM menjadi perhatian bersama agar potensi pertumbuhan dapat terus terjaga. BI bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terus mendorong perbankan untuk menyalurkan kredit mikro melalui fintech (kolaborasi bank dengan fintech) ataupun online marketplace dengan memaksimalkan e-commerce rating.
“Sedangkan untuk usaha kecil dan menengah yang memiliki NPL di atas 5%, didorong agar proses pemulihannya melalui restrukturisasi dengan dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) sebagai salah satu alternatif sumber dana yang murah dan ringan,” pungkasnya
Baca juga: Tanaman Padi Terendam Banjir Sungai Avur, Petani di Tuban Panen Dini
Dia menyatakan, akses pembiayaan UMKM menjadi perhatian bersama agar potensi pertumbuhan dapat terus terjaga. BI bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terus mendorong perbankan untuk menyalurkan kredit mikro melalui fintech (kolaborasi bank dengan fintech) ataupun online marketplace dengan memaksimalkan e-commerce rating.
“Sedangkan untuk usaha kecil dan menengah yang memiliki NPL di atas 5%, didorong agar proses pemulihannya melalui restrukturisasi dengan dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) sebagai salah satu alternatif sumber dana yang murah dan ringan,” pungkasnya
(msd)
Lihat Juga :