Peningkatan Investasi, Dukungan Pemerintah Dibutuhkan untuk Investor di KEK Sei Mangkei
Kamis, 04 Februari 2021 - 20:23 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Fadillah, kendala lingkungan seperti regulasi, persediaan bahan investasi apakah terpenuhi kebutuhannya di KEK Sei Mengkei menjadi pertimbangan penting bagi investor.
Saat ini sudah 5 perusahaan masuk memanfaatkan lahan di KEK Sei Mangkei yakni, PT Unilever, PT Aice, PT Lembaga PT Lestari, PT Cosmos dan PT API.
PT KINDRA, sambung Fadillah saat ini memiliki strategi pemasaran dengan cara menggodok dan menata ulang serta memperbaharui pemasaran.
"Strategi sedang menggodok berusaha menata ulang dan perbaharui pemasaran dengan fokus digital marketing. Kami bermitra dengan perusahan lain," ungkapnya.
Dia mengakui, masa pandemi tahun 2020 lalu, pemanfaatan lahan dari investor masih minim di KEK Sei Mangkei. Namun, pihaknya optimistis dapat memenuhi target pemasaran. Sebab, pihaknya memiliki beberapa nama investor potensial untuk berinvestasi di KEK Sei Mangkei.
"Nama-nama perusahaannya sudah kami kantongi, hanya menunggu waktu yang tepat saja. Jadi kemungkinan untuk target tahun ini, Insya Allah bisa 45 sampai 50 persen di triwulan awal. Maksudnya 45 sampai 50 persen dari target," papar Fadillah.
Saat ini sudah 5 perusahaan masuk memanfaatkan lahan di KEK Sei Mangkei yakni, PT Unilever, PT Aice, PT Lembaga PT Lestari, PT Cosmos dan PT API.
PT KINDRA, sambung Fadillah saat ini memiliki strategi pemasaran dengan cara menggodok dan menata ulang serta memperbaharui pemasaran.
"Strategi sedang menggodok berusaha menata ulang dan perbaharui pemasaran dengan fokus digital marketing. Kami bermitra dengan perusahan lain," ungkapnya.
Dia mengakui, masa pandemi tahun 2020 lalu, pemanfaatan lahan dari investor masih minim di KEK Sei Mangkei. Namun, pihaknya optimistis dapat memenuhi target pemasaran. Sebab, pihaknya memiliki beberapa nama investor potensial untuk berinvestasi di KEK Sei Mangkei.
"Nama-nama perusahaannya sudah kami kantongi, hanya menunggu waktu yang tepat saja. Jadi kemungkinan untuk target tahun ini, Insya Allah bisa 45 sampai 50 persen di triwulan awal. Maksudnya 45 sampai 50 persen dari target," papar Fadillah.
Lihat Juga :