Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Prostitusi Online Anak di Bawah Umur
Kamis, 04 Februari 2021 - 16:24 WIB
loading...
A
A
A
Edhy menjelaskan, dari hasil pemeriksaan MK dan AN dalam bisnis prostitusi online berperan sebagai mucikari. Mereka mencarikan pelanggan untuk korban melalui aplikasi pertemanan MiChat.
"Keduanya mencari calon korban melalui Facebook. Menawarkan pekerjaan dengan menjanjikan upah jutaan rupiah. Setelah korban mau bertemu di suatu tempat sampai akhirnya tergiur," ucapnya.
Mantan Kapolsek Rappocini itu mengatakan, praktek esek-esek yang dilakukan keduanya baru dimulai akhir Januari 2021 lalu. Rerata korban dibawa ke beberapa hotel di Kota Makassar yang sudah lebih dulu dipesan tersangka. Para tersangka mematok harga bervariatif.
"Ada tiga hotel yang dipakai semuanya di Kecamatan Mariso. Baru mulai ini (prostitusi online) masing-masing 21, 23, 29 Januari dan 2 Februari 2021. Tarif antara Rp300-500 ribu. Setelah melayani tamu, korban harus memberikan tip Rp50.000 kepada tersangka yang mendapatkannya tamu," ungkap Edhy.
Baca Juga: Miris, Mucikari Prostitusi Online Tawarkan PSK Khusus Janda, Ini Tarifnya
"Keduanya mencari calon korban melalui Facebook. Menawarkan pekerjaan dengan menjanjikan upah jutaan rupiah. Setelah korban mau bertemu di suatu tempat sampai akhirnya tergiur," ucapnya.
Mantan Kapolsek Rappocini itu mengatakan, praktek esek-esek yang dilakukan keduanya baru dimulai akhir Januari 2021 lalu. Rerata korban dibawa ke beberapa hotel di Kota Makassar yang sudah lebih dulu dipesan tersangka. Para tersangka mematok harga bervariatif.
"Ada tiga hotel yang dipakai semuanya di Kecamatan Mariso. Baru mulai ini (prostitusi online) masing-masing 21, 23, 29 Januari dan 2 Februari 2021. Tarif antara Rp300-500 ribu. Setelah melayani tamu, korban harus memberikan tip Rp50.000 kepada tersangka yang mendapatkannya tamu," ungkap Edhy.
Baca Juga: Miris, Mucikari Prostitusi Online Tawarkan PSK Khusus Janda, Ini Tarifnya
Lihat Juga :