Talaud Diguncang 3 Kali Gempa Bumi, Begini Penjelasan BMKG
Selasa, 02 Februari 2021 - 23:01 WIB
loading...
Pusat gempa di Kepulauan Talaud yang terjadi Selasa (2/2/2021) malam. Foto: Istimewa
A
A
A
TALAUD - Kepulauan Talaud , Sulawesi Utara ( Sulut ) kembali diguncang gempa tektonik , Sekira pukul 22.37 Wita. Hasil analisis BMKG menunjukkan, gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo Mw=5,2.
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,96 Lintang Utara dan 126,69 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 19 km arah Barat Daya Kota Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada kedalaman 47 km.
Baca juga: Talaud Kembali Diguncang Gempa, 2 Kali dalam 7 Menit
Koordinator bidang Data dan Informasi BMKG Sulut, Edward H Mengko kepada MNC Media Portal Indonesia mengatakan, dengan memerhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat deformasi Lempeng Laut Maluku.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar naik (Oblique Thrust Fault),” kata Mengko, Selasa (2/2/2021).
Baca juga: Gempa Dahsyat Sulut 7,1 Skala Richter Rusak Bangunan RSUD Talaud
Guncangan gempabumi ini menurutnya dirasakan di daerah Melonguane dengan skala III MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya dua aktivitas gempabumi susulan dengan magnitudo M=4,7 dan M=4,2," ujar Mengko.
Baca juga: Pasca Sulut Diguncang Gempa 7,1 SR, Situasi di Talaud Berangsur-angsur Aman
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
Baca juga: Tragis, Balita Asal Bitung Tewas Dilindas Truk saat Jatuh dari Motor
“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," tandasnya.
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,96 Lintang Utara dan 126,69 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 19 km arah Barat Daya Kota Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada kedalaman 47 km.
Baca juga: Talaud Kembali Diguncang Gempa, 2 Kali dalam 7 Menit
Koordinator bidang Data dan Informasi BMKG Sulut, Edward H Mengko kepada MNC Media Portal Indonesia mengatakan, dengan memerhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat deformasi Lempeng Laut Maluku.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar naik (Oblique Thrust Fault),” kata Mengko, Selasa (2/2/2021).
Baca juga: Gempa Dahsyat Sulut 7,1 Skala Richter Rusak Bangunan RSUD Talaud
Guncangan gempabumi ini menurutnya dirasakan di daerah Melonguane dengan skala III MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya dua aktivitas gempabumi susulan dengan magnitudo M=4,7 dan M=4,2," ujar Mengko.
Baca juga: Pasca Sulut Diguncang Gempa 7,1 SR, Situasi di Talaud Berangsur-angsur Aman
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
Baca juga: Tragis, Balita Asal Bitung Tewas Dilindas Truk saat Jatuh dari Motor
“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," tandasnya.
(nic)
Lihat Juga :