WNA Asal Myanmar Ditemukan Tewas Tergantung di Dalam Kamar

Selasa, 02 Februari 2021 - 22:06 WIB
loading...
WNA Asal Myanmar Ditemukan...
WNA asal Myanmar ditemukan gantung diri di dalam kamarnya sendiri di Jakan Dg Tata Makassar, Selasa, (02/02/2021). Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Warga Negara Asing (WNA) asal Myanmar berinisial MN (35), ditemukan tergantung di dalam kamarnya Pondok Nugraha, Jalan Dg Tata 1, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar Selasa (2/2/2021).

Kasubag Humas Polrestabes Makassar , Kompol Supriady Idrus menyatakan, imigran tersebut berinisial MN (35) asal Myanmar. Korban ditemukan menggantung menggunakan tali warna biru. MN kala itu berpakaian gamis putih, menggunakan sarung dan kopiah.

"Betul, sementara Polsek Tamalate lakukan olah tempat kejadian perkara didampingi personel Dokpol Polda Sulsel dan Inafis Polrestabes Makassar. Informasi kita dapat dari laporan warga setempat," kata Supriady kepada Sindonews.

Baca Juga: Tak Kuat Membujang Puluhan Tahun, Oe Chen Lwee Ditekuman Tewas Gantung Diri

Kapolsek Tamalate, Kompol Arif Amirudin mengatakan, kondisi korban pertama kali ditemukan oleh Hamid yang juga adalah imigran asal Somalia. Hamid kata Arif curiga dengan bau busuk dari dalam kamar rekannya itu.

"Saksi lalu mengetuk pintu korban, namun tidak ada jawaban. Akhirnya turun ke lantai bawah panggil pengelola pondok untuk minta kunci serep, tapi ternyata kuncinya tidak bisa dipakai. Akhirnya didobrak lah pintunya," jelas Arif.

Lebih lanjut dijelaskan Arif, hasil pemeriksaan dan koordinasi dengan Dokpol, MN diduga kuat bunuh diri . "Tapi untuk hasil pastinya kita masih tunggu dari pemeriksaan di RS Bhayangkara. Tanda-tanda penganiayaan tidak ditemukan, di dalam kamar dia sendiri, kamar 97 lantai 2," terangnya.

Dia mengatakan, kondisi saat ditemukan sudah membusuk , diperkiraan kurang lebih 2 kali 24 jam. "Hasil temuan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," ungkap perwira menengah polri satu bunga ini.

Untuk mengusut penyebab pasti kematian MN, sambung Arif, pihaknya memeriksa dua orang saksi. Di antaranya Hamid, rekan korban dan Radjab, teknisi bangunan Pondok Nugraha.

Baca Juga: Diduga Depresi, Seorang Pria Nekat Gantung Diri di Pohon Cengkeh

"Keterangan saksi dibutuhkan untuk tahu penyebab kematian korban ," tegas Arif.

Teknisi Bangunan Pondok Nugraha, Abdul Radjab mengaku MN sudah hampir lima hari tidak kelihatan salat berjamaah di Masjid Pondok.

"Karena sakit, kurang tahu sakit apa. Baru satu tahun ditempati kamar. Memang di sini rata-rata imigran penghuninya," ungkap pria 47 tahun itu.

Kini jenazah MN telah dibawa tim Dokpol Polda Sulsel ke Rumah Sakit Bhayangkara guna penanganan lanjutan. Di lokasi juga telah dipasang garis polisi untuk mensterilkan tempat kejadian perkara. (Baca Juga:Suyani Gantung Diri Diduga Usai Habisi 2 Anaknya, Ini Pemicunya)
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala Sekolah SMP di...
Kepala Sekolah SMP di Cilincing Tewas Gantung Diri
Kronologi Ayah Tiri...
Kronologi Ayah Tiri Alvaro Kiano Gantung Diri Pakai Celana di Ruang Konseling Polres Jaksel
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
Kanit PPA Polrestabes...
Kanit PPA Polrestabes Makassar Minta Rp10 Juta ke Pelaku Pelecehan, Rp5 Juta untuk Korban dan Rp5 Juta Iptu HR
Tak Terbukti Bakar Kampus...
Tak Terbukti Bakar Kampus Unhas Makassar, 32 Mahasiswa Dipulangkan
Kampus Universitas Hasanuddin...
Kampus Universitas Hasanuddin Dibakar dan Dirusak Sejumlah Orang
Satu Keluarga di Tangsel...
Satu Keluarga di Tangsel Meninggal Diduga Bunuh Diri, Jenazah Ibu dan Anak Dikubur dalam Satu Liang Lahat
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Duka Satu Keluarga Diduga Bunuh Diri di Tangsel
Polisi Dalami Motif...
Polisi Dalami Motif Dugaan Bunuh Diri Satu Keluarga di Cirendeu Tangsel
Rekomendasi
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved