Dewan Bakal Bentuk Tim Khusus Evaluasi Kinerja Honorer

Selasa, 02 Februari 2021 - 07:38 WIB
loading...
Dewan Bakal Bentuk Tim...
DPRD Kota Makassar memutuskan akan membentuk tim khusus untuk mengevaluasi kinerja tenaga honorer. Foto: Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - DPRD Kota Makassar memutuskan akan membentuk tim khususuntuk mengevaluasi kinerja tenaga honorer di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar . Keputusan tersebut diambil setelah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi A, Senin (1/2/2021).

Anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Makassar , Azwar mengatakan pembentukan tim khusus tersebut dinilai penting karena adanya kecurigaan tenaga honorer fiktif yang tidak produktif yang menyebabkan kebocoran anggaran.

"Jadi keputusannya ada tim yang akan kita bentuk mereviu kembali semua tenaga honorer yang ada," ucapnya.

Legislator PKS ini mengatakan, anggaran yang dikucurkan untuk tenaga honorer cukup besar. Dari 8.449 tenaga honorer , anggaran yang harus digelontorkan Pemkot Makassar untuk membiayai gaji mereka dapat mencapai Rp12 milliar. Sehingga rasionalisasi harus segera dilakukan guna menghemat anggaran sekaligus merampingkan kepegawaian agar lebih efektif.

"Ini sebenarnya bagus, kita justru support karena cukup membantu kerja-kerja pemerintahan. Tapi jangan sampai juga ada kebocoran yang terjadi terhadap jumlah itu, ada yang permainkan jumlahnya, seperti yang pernah didapatkan oleh inspektorat dulu," lanjutnya.

Baca Juga: Dewan Dukung Pemangkasan Tenaga Kontrak yang Tidak Produktif

Sementara dari hasil rapat, DPRD Kota Makassar juga telah mendapatkan kabar rencana pengurangan jumlah tenaga honorer , meski data berisi nama yang akan dipangkas belum dikantongi.

"Yang jelas kita minta data, kita mau tinjau kembali yang di-SK kan itu siapa-siapa yang benar ada dan tidak," ucapnya.

Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar , Ray Suryadi Arsyad mengatakan upaya ini akan menjadi kesempatan untuk mengevaluasi tenaga kontrak yang kompeten.

"Ada rencana tenga kontrak akan dikurangi sesuai evaluasi yang didapatkan pemkot. Ini kan menjadi indikator kita ke depan untuk menentukan potensi penempatan orang-orang untuk menjalankan tugasnya dengan baik," katanya.

Menurutnya sistem kerja tenaga kontrak di Kota Makassar masih tidak sehat. Banyaknya jumlah tenaga honorer tidak berimbang dengan kinerja mereka. Hal ini dinilai tidak efisien, baik untuk kesejahteraan tenaga honorer sendiri maupun APBD Kota Makassar.

"Logikanya kan anggaran pas, dan pembatasan tenaga honorer tidak ada, jadi semakin banyak tenaga honorer maka gaji mereka akan semakin kecil. Nah ini yang butuh perampingan, kita usahakan bisa kasi gaji yang cukup tapi dibarengi dengan kinerja yang mumpuni. Upaya ini juga meminimalisir kebocoran kan. Inikan banyak yang fiktif, uangnya lari ke mana," katanya.

Baca Juga: 204 Tenaga Kontrak di Pemkot Makassar Terancam Dipangkas
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.800 Honorer Tangsel...
1.800 Honorer Tangsel Belum Digaji sejak Januari 2026, Kini Banyak Terjerat Pinjol!
Senator Filep Terima...
Senator Filep Terima 235 Nakes Honorer Manokwari yang Dirumahkan
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
Deretan Bangkai Mobil...
Deretan Bangkai Mobil di Halaman Gedung DPRD Makassar setelah Diamuk Massa
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
Tenaga Honorer di DPRD...
Tenaga Honorer di DPRD Jakarta Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Tenaga Honorer R4 Gelar...
Tenaga Honorer R4 Gelar Aksi Damai di Jakarta, Tuntut Pengangkatan dan Afirmasi PPPK
Gaji Dosen Honorer Ternyata...
Gaji Dosen Honorer Ternyata Segini! Cek Kisaran Terbarunya di Sini
Rekomendasi
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved