Volume Kubah Lava Merapi Berkurang, Tapi Potensi Lava Pijar dan Awan Panas Masih Tinggi
Senin, 01 Februari 2021 - 23:04 WIB
loading...
A
A
A
Hanik melanjutkan, pasca kejadian awan panas tanggal 27 Januari 2021, laju pertumbuhan kubah lava 2021 tercatat sebesar 4.000-5.000 meter kubik/hari. Laju pertumbuhan kubah lava ini relatif kecil dibandingkan kecepatan pertumbuhan kubah lava rata-rata Gunung Merapi yaitu sebesar 20.000 meter kubik/hari.
Baca juga: Dugaan Perselingkuhannya Viral dan Istrinya Nyaris Tewas, JAK: Saya dan Istri Baik-baik Saja
"Berdasarkan hasil pemantauan kubah lava 2021 ini, BPPTKG menyatakan belum terjadi perubahan ancaman bahaya. Potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya, meliputi Kali Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km," tandasnya.
Meskipun letusan yang terjadi saat ini berdifat efusif, namun kemungkinan letusan eksplosif juga masih berpotensi terjadi, dengan ancaman bahaya berupa lontaran material vulkanik . Baca juga: Probolinggo Gempar, Seorang Wanita Terekam CCTV Saat dengan Santai Mencuri Pakaian
Baca juga: Dugaan Perselingkuhannya Viral dan Istrinya Nyaris Tewas, JAK: Saya dan Istri Baik-baik Saja
"Berdasarkan hasil pemantauan kubah lava 2021 ini, BPPTKG menyatakan belum terjadi perubahan ancaman bahaya. Potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya, meliputi Kali Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km," tandasnya.
Meskipun letusan yang terjadi saat ini berdifat efusif, namun kemungkinan letusan eksplosif juga masih berpotensi terjadi, dengan ancaman bahaya berupa lontaran material vulkanik . Baca juga: Probolinggo Gempar, Seorang Wanita Terekam CCTV Saat dengan Santai Mencuri Pakaian
(eyt)
Lihat Juga :