Alex Noerdin: Berakhirnya Pandemi Corona Tergantung Rida Allah

Sabtu, 16 Mei 2020 - 14:05 WIB
loading...
Alex Noerdin: Berakhirnya...
Alex Noerdin. Foto/SINDOnews
A A A
PALEMBANG - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palembang dan Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel), diperkirakan baru akan mulai diberlakukan pada hari kedua setelah Lebaran. Hal ini terkait dengan tenggat waktu yang diberikan Pemerintah Provinsi selama satu pekan untuk masing-masing pemerintah kota menyusun draf peraturan wali kota (perwali) terkait PSBB tersebut.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Alex Noerdin menilai bahwa keputusan tersebut sangat beresiko. Apalagi baru akan diberlakukan setelah Lebaran, artinya rentan waktu penyebaran COVID-19 cukup lama, yakni sekitar 16 hari. ( Baca:Di Lubuklinggau, Salah Tulis Nama Jumlah Kasus Positif Bisa Beda )

Menurut mantan Gubernur Sumsel itu, seharus penerapan PSBB bisa secepatnya diberlakukan. Mengenai perwali seharusnya saat mengajukan permohonan PSBB sudah dibuat. Akibatnya, penerapan PSBB baru bisa dilakukan dua setelah Idul Fitri, atau harus menunggu selama 16 hari lagi.

"Saya minta kepada Pemprov Sumsel, Pemkot Palembang dan Prabumulih segera lakukan PSBB. Ini demi masyarakat, demi kita semua," ujar Alex usai menyerahkan bantuan bingkisan Lebaran kepada karyawan dan sopir taksi Bluebird Palembang Sabtu (16/05/2020).

Menurutnya, penerapan PSBB tersebut nantinya harus dijalankan dengan serius dan disiplin. Begitu juga dengan masyarakat, harus betul-betul disiplin dan patuh terhadap penerapan aturan dari pemerintah.

"Kita tidak tahu kapan berakhirnya, tergantung dengan kebijakan pemerintah dan kepatuhan dari semua masyarakat serta rida dari Alllah SWT. Jadi kita tidak tahu kapan berakhir, karena katanya kondisi data melandai. Padahal masih turun naik, artinya masih ada kebocoran . Dan kalaupun nanti berakhir, dunia tidak sama lagi. COVID-19 ini sudah mengubah gaya hidup, mengubah semuanya," jelasnya.
(ihs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepemimpinan Jokowi...
Kepemimpinan Jokowi Bantu Kepala Daerah Tangani COVID-19
Pabrik Jamu Corona Palsu...
Pabrik Jamu Corona Palsu Dibongkar BPOM Semarang, Bisa Bikin Wajah Bulat
Tim Gugus Tugas COVID-19...
Tim Gugus Tugas COVID-19 Diminta Terus Memutus Mata Rantai Corona
Alami Kenaikan, Kasus...
Alami Kenaikan, Kasus Corona di Kalteng Masuk Kategori Risiko Sedang
Terus Bertambah, Pasien...
Terus Bertambah, Pasien COVID-19 Meninggal Jadi 471 Orang
Sejak COVID-19 Muncul,...
Sejak COVID-19 Muncul, 186 Warga Cilame Pernah Merasakan Terpapar
Sempat Dirawat Intensif,...
Sempat Dirawat Intensif, 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia
Covid-19 Kian Mengganas...
Covid-19 Kian Mengganas di China, Rumah Sakit dan Rumah Duka Penuh
Provinsi Zhejiang di...
Provinsi Zhejiang di China Timur Alami 1 Juta Infeksi Covid-19 per Hari
Rekomendasi
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Infografis
Pandemi Covid-19 Usai,...
Pandemi Covid-19 Usai, Kini Muncul Virus Nipah yang Mematikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved